RSS

Elektrolit dan Non-Elektrolit


Jeng-jeng-jeng-jeng*… nih pertama kali saya nge-blog isi nya materi pelajaran…haha… ni pelajaran favorit saya… KIMIA… YEEY!!!

nah, ini materi kelas X semester 2 tentang Larutan Elektrolit dan Non-elektrolit. Walaupun cuma ringkas, tapi sebarkan lah ilmu walau hanya satu ayat. Tak ada sia-sia pastinya ilmu yang saya berikan… hahahaha…

mungkin lain kali saya kasih materi pelajaran lain. So… this is it…

Elektrolit, adalah zat yang dapat membentuk ion-ion dalam pelarutnya sehingga larutannya dapat menghantarkan listrik. Larutan demikiat lah yang disebut larutan elektrolit.

Non elektrolit adalah zat yang tidak dapat membentuk ion-ion dalam pelarutnya sehingga larutannya tidak dapat menghantarkan listrik. Larutan demikian disebut larutan non-elektrolit.

Uji coba daya hantar listrik larutan biasa nya menggunakan rangkaian dengan elektrode nya batang karbon yang dialirkan listrik oleh baterai yang juga sambungan kabelnya disambungkan dengan lampu. Nah, jika larutan tersebut larutan elektrolit, lampu tersebut akan menyala. WHY? karena, terjadi nya arus listrik. Arus tersebut dihasilkan dari ion-ion yang terbentuk dari larutnya zat terlarut(bingung?). Ion tersebut terdiri dari ion positif dan negatif. Ion positif itu akan tertarik oleh elektrode karbon yang bermuatan negatif, sedangkan ion negatif larutan akan tertarik oleh elektrode positif.

Dari sanalah, nanti akan ada perputaran atau perpindahan elektron dari baterai. Yaitu dari kutub Negatif ke kutub Positif.

Pada pengujian NaCl, lampu menyala terang, berarti terdapat banyak ion dalam larutan. Hal ini menunjukkan bahwa gaya tarik-menarik antara molekul air dan partikel-partikel NaCl cukup kuat sehingga memungkinkan partikel Na+ dan Cl- lepas sebagai ion bebas.

Elektrolit seperti NaCl yang dapat terurai sempurna membentuk banyak ion, disebut juga elektrolit kuat. Sebaliknya, elektrolit seperti CH3COOH yang hanya terurai sebagian kecil disebut elektrolit lemah.

Dapat disimpulkan bahwa,

Elektrolit kuat adalah elektrolit yang dapat terurai sempurna/hampir sempurna menjadi ion-ion dalam pelarutnya dan umumnya menghasilkan larutan dengan daya hantar listrik yang baik.

Elektrolit lemah adalah elektrolit yang hanya terurai sebagian kecil menjadi ion-ion dalam pelarutnya dan menghasilkan larutan dengan daya hantar listrik yang buruk.

Secara kuantitatif, kuat atau lemahnya suatu larutan elektrolit dapat dinyatakan dengan derajat ionisasi/derajat disosiasi, α

α= jumlah mol zat yang terionisasi/terdisosiasi : jumlah mol zat yang dilarutkan

Beberapa senyawa yang termasuk elektrolit kuat/lemah dan non-elektrolit dalam pelarut air.

Elektrolit kuat: HCl, HI, HBr, HNO3, HClO4, H2SO4, NaOH, KOH, Ca(OH)2, Ba(OH)2, NaCl, CaSO4, KNO3, CH3COONa, AgCl

Elektrolit lemah: H2S, HCN, H2CO3, CH3COOH, CHOOH, C6H5OH, NH3, N2H4, CH3NH2, garam halida/sianida/tiosianat dari Hg, Zn, Cd

Non-elektrolit: Etanol(C2H5OH), Glukosa(C6H12O6), Sukrosa(C12 H22O11), Urea(CO(NH2)2, Gliserin(C3H5(OH)3, Etilen glikol(C2H4(OH)2

Singkat yah… hmm… ya sudah… mungkin cuma segitu… semoga bermanfaat untuk anda semua pembaca… :D save the world, keep clean, keep smile… 22 April 2011 Hari Bumi.

sumber: Buku Kimia 1 kelas X: Esis, www.google.com.

 
2 Comments

Posted by on April 11, 2011 in Uncategorized

 

Hari ini… Table Manner…


Room with access to pool

Nah, hari Jum’at ini ada Table Manner… gag seperti table manner pas diklat tonti lho ya(hehe), table manner di sini makanannya enyak-enyak dan internationally banget. Kita seangkatan 2010/2011 dari kelas X A , B, C, D, E, F, G, dan CI dengan gembira tour di hotel tersebut. Macam-macam deh yang kita temuin di sana. Yang paling aku suka di hotel Sheraton Mustika ini yaitu kolam renangnya, karena di sana ada bar pool yang kalo kita renang bisa sambil pesen makanan/minuman. Kita di sana di jelasin apa-apa aja yang ada di sana sama guide nya. Kita juga foto-foto di Sheraton Mustika yang didirikan Bu Muryati Sudebyo ini.

Guru-guru juga ikutan lho… jangan salah… mungkin yang ada di benak guru-guru adalah menyewa kamar di Romantic Room yang tersedia di sana… hagghaghhhagh…. *maaf…. Nah, romantic room ini dibikin spesial oleh pengurus Hotel Sheraton ini. Katanya sih(aku belum sempet liat ruangannya) di sana nanti dikasih seperti lilin-lilin gitu di kamar nya… Cucok buat pasangan baru(nb: yang berduit) yang lagi bulan madu, :D . Nah, setelah melewati berbagai acara di Hotel Sheraton Mustika, kita bareng-bareng sholat Jum’at di lantai 2 Hotel bersama para karyawan sana. Kita jadi semakin akrab dan sampe kebayang kalo itu hotel punya kita, hehe.

Nah, berikut beberapa fasilitas yang disediakan di sana(aku kutip dari situs tour&travel dari browsing informasi).

Lambang Sheraton

Recreation & Entertainment :

Indoor Heated Pool
Merapi Golf Course
Lighted Outdoor Tennis Courts
Complimentary Fitness Facility
Children’s Pool
Spa Facilities
Whirlpool/Hot Tub
Parang Tritis Beach (Yogyakarta)
Outdoor Pool

Shopping :
Silver Handicraft Village (Kota Gede)
Drugstore

Transportation :
Parking Available
Car Rental Service
Airport Pick-Up and Drop-Off (Limited)

Guest Services :
24-Hour Front Desk
Business Center
Beauty/Barber Shop at Royal Heritage Spa
Safe Deposit Boxes
Laundry Service
Concierge Service
Children’s Program

Internet Access :
Wireless High Speed Internet Access in All Guest Rooms (Complimentary)
High Speed Internet Access in All Guest Rooms (Complimentary)
Wireless High Speed Internet Access in Public Areas (Complimentary)

 
Leave a comment

Posted by on February 11, 2011 in Uncategorized

 

Energi Nuklir, energi alternatif… Amankah?


Wah, lama sudah tidak menulis tulisan ke blog-ku ini…. Karena sibuknya aku akan tugas-tugas di sekolah yang menumpuk, jadi bingung mau bikin tulisan apa di blog… hmm… oke… aku akan membahas yang satu ini.Reaktor Nuklir
Yang pertama, artikel yang penulis dapatkan dari buku perpustakaan SMA 8 Yogyakarta yaitu mengenai Energi Nuklir.
Kebutuhan akan energi merupakan sebuah isu yang demikian mengemuka. Tidak hanya yang berkaitan dengan konsumsi energi untuk menjaga kelangsungan hidup manusia, tetapi berkaitan dengan konsumsi energi untuk menjaga kelangsungan sumber daya alam(SDA) dan efek penggunaan SDA penghasil energi tersebut. Berbagai kebijakan dan terobosan telah dilakukan guna terjadinya keseimbangan antara suplai dan kebutuhan masyarakat dunia akan energi, ketersediaan SDA yang dapat memproduksi energi, dan minimalisasi dampak eksploitasi SDA terhadap lingkungan.

Pesatnya pertumbuhan penduduk dunia membawa konsekuensi penyusutan dengan cepat SDA tidak terbarukan, khususnya bahan bakar fosil. Contohnya, minyak dengan kapasitas tersedia secara global adalah 1.195 triliun barel, akan terpakai hingga 43 tahun. Sedangkan batu bara dengan cadangan global 1.316 triliun ton akan habis digunakan selama 231 tahun mendatang. Gas alam mempunyai cadangan global 144 triliun m3, dapat digunakan tidak lebih dari 62 tahun lagi. Hingga saat ini, konstribusi penggunaan sumber energi pada total konsumsi energi dunia adalah 87% untuk suplai energi dan 63% untuk suplai listrik yang berasal dari bahan bakar fosil.

Kebijakan yang diambil dalam memilih opsi menggunakan energi nuklir tidak hanya karena teknologi yang dibangun, komersial, dan kompetitif secara market ekonomi, tetapi juga karena sudah menjadi kebijakan negara dan bahkan sudah menjadi sebuah kebijakan global tingkat dunia dalam penerapannya. Oleh karena itu, pembangunan reaktor nuklir harus dikaji dari berbagai aspek dan multidisiplin ilmu. Kesan (image) yang selama ini terbangun dari nuklir adalah identik dengan senjata dan peperangan, atau berhubungan dengan kecelakaan dan radiasi nuklir. Hal ini mungkin tidak salah, tetapi kurang tepat kalau secara langsung menghubungkannya dengan permasalahan diatas.

Kontribusi energi nuklir terhadap pasokan energi sekitar 6% dan pasokan listrik sekitar 17%. Densitas energi pada energi nuklir adalah sangat tinggi. Satu kg (1 kg) uranium (92U) dapat menghasilkan 50.000 kWh (3.500.000 kWh dengan beberapa proses) energi, sementara 1 kg batu bara dan 1 kg minyak hanya menghasilkan 3 kWh dan 4 kWh. Kemudian, pada sebuah reaktor kerkekuatan 1.000 MWe memerlukan: 2.600.000 ton batu bara (2.000 kereta angkut dengan daya angkut 1.300 ton), atau 2.000.000 ton minyak bumi (10 supertanker, WOW!) atau setara 30 ton uranium(dengan teras reactor 10 m3). Densitas energi bisa diukur dengan areal lahan yang diperlukan per unit produksi energi. Fosil dan lahan reaktor nuklir membutuhkan 1-4 km2. Lahan solar termal atau photovoltaics(PV) memerlukan 20-50 km2. Areal bahan dari sumber angin memerlukan 50-150 km2. Biomasa memerlukan 4.000-6.000 km2.

Nah, adapun keuntungan dan kekurangan pembangkit tenaga nuklir adalah sebagai berikut.
Keuntungan PLTN dibandingkan dengan pembangkit daya utama lainnya:

•Tidak menghasilkan emisi gas rumah kaca(selama operasi normal) – gas rumah kaca hanya dikeluarkan ketika Generator Diesel Darurat dinyalakan dan hanya sedikit menghasilkan gas.

•Tidak mencemari udara – tidak menghasilkan gas-gas berbahaya, seperti karbon monoksida(CO2), belerang dioksida(SO2), aerosol, merkuri(Hg), oksida nitrogen, partikulat, atau asap fotokimia.

•Sedikit menghasilkan limbah padat(selama operasi normal).

•Biaya bahan bakar rendah – hanya sedikit bahan bakar yang diperlukan.

•Ketersediaan bahan bakar yang melimpah – sekali lagi, karena sangat sedikit bahan bakar yang diperlukan.
Beberapa hal yang menjadi kekurangan PLTN:

•Risiko kecelakaan nuklir – kecelakaan nuklir terbesar adalah kecelakaan Chernobyl (yang tidak mempunyai bangunan pelindung).

•Limbah nuklir – limbah radioaktif tingkat tinggi yang dihasilkan dapat bertahan hingga ribuan tahun.

So… pilih yang mana nieh? Energi nuklir untuk masa depan, atau tetap menggunakan bahan bakar fosil? Kalau saya dua-duanya sih, hehe. Tapi ingat, jangan boros dan jaga bumi kita dengan penggunhaan energi yang paling baik untuk bumi kita. So guys, save the earth and keep moving forward(gara-gara habis nonton Meet the Robinson jadi inget kata-katanya deh, hehe).

Sumber:
Buku perpustakaan SMA 8 Yogyakarta. Rahardjo, Sentot Budi.2008. Kimia berbasis Eksperimen 3. Solo:Platinum, Tiga Serangkai.

 
Leave a comment

Posted by on February 8, 2011 in Uncategorized

 

Jadwal Piket Organ Kita…


Our BodyRabu, 24 November 2010. Tubuh manusia memang penuh dengan misteri. Banyak yang belum kita ketahui tentang bagaimana awal pembuatan tubuh kita ini.

Bicara tentang tubuh manusia, tubuh manusia ternyata memiliki jadwal piket nya sendiri. Jadwal tersebut dibedakan menjadi dua. Yaitu ada saat suatu organ tersebut bekerja secara maksimal, dan saat bekerja minimal. Keterangan ini penulis dapatkan dari artikel di internet.

Berikut jadwal 12 organ utama pada saat dia bekerja maksimal dan minimal:
•Paru-paru bekerja maksimal antara pukul 03.00 – 05.00. Dan bekerja minimal pukul 15.00 – 17.00
•Usus besar bekerja maksimal antara pukul 05.00 – 07.00. Dan bekerja minimal pukul 17.00 – 19.00
•Lambung bekerja maksimal antara pukul 07.00 – 09.00. Dan bekerja minimal pukul 19.00 – 21.00
•Limpa bekerja maksimal antara pukul 09.00 – 11.00. Dan bekerja minimal pukul 21.00 – 23.00
•Jantung bekerja maksimal antara pukul 11.00 – 13.00. Dan bekerja minimal pukul 23.00 – 01.00
•Selaput jantung bekerja maksimal antara pukul 19.00 – 21.00. Dan bekerja minimal pukul 07.00 – 09.00
•Usus kecil bekerja maksimal antara pukul 13.00 – 15.00. Dan bekerja minimal pukul 01.00 – 03.00
•Kantung kemih bekerja maksimal pukul 15.00 – 17.00. Dan bekerja minimal pukul 03.00 – 05.00
•Kantung empedu bekerja maksimal pukul 23.00 – 01.00. Minimal pukul 11.00 – 13.00
•Ginjal bekerja maksimal pukul 17.00 – 19.00. Dan bekerja minimal 05.00 – 07.00
•Tiga pemanas bekerja maksimal pukul 21.00 – 23.00. Dan bekerja minimal pukul 09.00 – 11.00
•Hati bekerja maksimal pukul 01.00 – 03.00. Dan bekerja minimal pukul 13.00 – 15.00

Nah, makanya orang-orang kebanyakan melakukan buang air besar antara pukul 05.00 – 07.00, disaat kerja usus besar sedang maksimal.

Dan, jangan biarkan lambung bekerja tanpa ada bahan di dalamnya. Bisa kembung dan banyak gas-nya bila pada pukul 07.00 – 09.00 perut tidak diisi makanan.

Dan sebaliknya, masa organ bekerja minimum 12 jam setelah masa maksimal-nya.

Semoga info ini dapat bermanfaat.

 
2 Comments

Posted by on November 24, 2010 in Uncategorized

 

Cergam Indonesia Naik Daun


Merdeka di Bukit Selarong
Kemarin Jum’at, 5 November 2010, saya pergi ke Toko Buku Gramedia guna membeli sebuah buku mengenai Bahasa Pemrogaman Pascal yang akan saya gunakan sebagai bahan referensi saya. Yah, mumpung di Toko Buku yang lengkap dengan berbagai buku dengan berbagai sumber, tak ada salahnya pikir saya untuk melihat buku-buku yang lain selain buku primer yang saya incar itu.
Nah, penulis sendiri sangat menyukai komik. Jadilah saya mengunjungi barisan rak-rak yang menyimpan komik-komik dengan berbagai judul dan penerbit. Di sinilah penulis terkesan saat melihat sebuah komik berjudul “Merdeka di Bukit Selarong”. Takjub saya memikirkan, ternyata Indonesia pun dapat menciptakan komik yang merangkak untuk naik daun. Komik yang mungkin orang-orang sebut dengan nama ‘Cergam’ ini sebenarnya telah lama dan telah banyak beredar di permukaan. Mungkin kurangnya pempublikasian menyebabkan karya-karya milik anak muda bangsa kita ini kurang diperhatikan. Padahal, komik atau cergam ini banyak mengandung unsur pendidikan moral atau moral value yang dapat kita ambil.
Tim redaksi komik M&C Koloni memberikan kalian-kalian kesempatan untuk mempublikasikan karya-karya kalian yang terpilih untuk dapat beredar dikalangan masyarakat Indonesia dan mungkin Internasional(bisa saja kan, hehe). Mau karya dan bakat kalian dikenal tiap orang? Kalau iya, tarik nafas dalam-dalam, siapkan mental, runcingkan pensil, siapkan lembaran kertas, dan tuangkan semua idemu untuk jadi mahakarya mu yang terbaik. Good Luck! :D

ingin tahu cergam apa aja yang udah publish? check…
www.indomanga.com

 
Leave a comment

Posted by on November 6, 2010 in Uncategorized

 
 
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.