<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Andriborneo&#039;s Blog</title>
	<atom:link href="http://andriseptian.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://andriseptian.wordpress.com</link>
	<description>Just another WordPress.com weblog</description>
	<lastBuildDate>Fri, 11 May 2012 07:47:25 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='andriseptian.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Andriborneo&#039;s Blog</title>
		<link>http://andriseptian.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://andriseptian.wordpress.com/osd.xml" title="Andriborneo&#039;s Blog" />
	<atom:link rel='hub' href='http://andriseptian.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>PLATINUM LBB, EIGHTFEST!!!</title>
		<link>http://andriseptian.wordpress.com/2012/01/30/platinum-lbb-eightfest/</link>
		<comments>http://andriseptian.wordpress.com/2012/01/30/platinum-lbb-eightfest/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 30 Jan 2012 14:51:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Andri Septian</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[Delayota]]></category>
		<category><![CDATA[Eightfest]]></category>
		<category><![CDATA[LBB]]></category>
		<category><![CDATA[PLATINUM]]></category>
		<category><![CDATA[SMAN 8 Yogyakarta]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://andriseptian.wordpress.com/?p=155</guid>
		<description><![CDATA[Minggu, 29 Januari 2012 lalu SMA ku tercinta, SMAN 8 Yogyakarta mengadakan lomba LBB antar SMA se-Kota Yogyakarta lho. Acaranya dah mulai dari jam 7 dengan upacara lebih dulu. Kalau panitianya jam 6 dah harus di Balai Kota (tempat acara berlangsung). Upacaranya keren banget. Pengibaran oleh pasukan 8 dan Gaparci 2011. Setelah pengibaran ada deville, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=andriseptian.wordpress.com&#038;blog=9885719&#038;post=155&#038;subd=andriseptian&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">Minggu, 29 Januari 2012 lalu SMA ku tercinta, SMAN 8 Yogyakarta mengadakan lomba LBB antar SMA se-Kota Yogyakarta lho. Acaranya dah mulai dari jam 7 dengan upacara lebih dulu. Kalau panitianya jam 6 dah harus di Balai Kota (tempat acara berlangsung). Upacaranya keren banget. Pengibaran oleh pasukan 8 dan Gaparci 2011. Setelah pengibaran ada deville, yaitu formasi pakci dari Gaparci 2011 yang pokoknya keren banget mereka. Hasil latihan selama berbulan itu membuahkan hasil yang setara dengan perjuangan mereka karena perform mereka luar biasa. <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align:justify;">Oh ya, setelah upacara selesai, panitia bersiap sesuai jobdesc masing-masing. <em>Riweuh</em> deh pokoknya. Kebetulan saja aku dapat jobdesc sebagai pengamat peleton. Tugasnya? Yaitu mengamati peleton dari pos 1 sampai pos 3. Nah, kalau peleton itu melakukan pergantian pemain/ pergantian anggota di dalam peleton, akan aku catat dan pointnya ternyata berkurang. Sebenarnya hal ini sudah diberitahukan sebelumnya saat Technical Meeting, tapi masih ada beberapa peleton yang melanggar. Yang tidak diperbolehkan yaitu melakukan pergantian pemain saat dari pos 2 ke pos 3. Selain itu boleh.</p>
<p style="text-align:justify;">Banyak juga problema di event besar eksteren pertama kita ini. Miskomunikasi, kurang koordinasi, acara molor, dan banyak lagi mungkin. Tapi di sisi lain kepahitan dan lelah kita, ada sesi kita seneng-seneng. Yaitu saat FLASHMOB. Mungkin gak banyak yang tahu ya, apa itu Flashmob. Coba cek di Youtube.com deh. Disesi ini kita nyanyi, nge-dance, dan seneng bareng. Yah, melepas lelah pikiran sedikit sih. Setelah itu kita kembali bekerja.</p>
<h2 style="text-align:justify;"><strong>Penutupan</strong></h2>
<p style="text-align:justify;">Penutupannya juga diakhiri dengan Flashmob. Sekitar pukul 16.30 an acaranya ditutup. Tapi aku baru pulang ke kost pukul 18.40 an, karena harus bersih-bersih lingkungan Balai Kota juga. Hari itu sangat lelah tapi juga menyenangkan. Banyak pelajaran yang aku dapat dari event ini. Terutama saran, kritik, dan evaluasi dari Alumni kita yang saat itu juga berperan sebagai juri. Yah, gak perlu aku bahas apa aja yang jadi evaluasi untuk kepanitiaan kita, yang jelas kita harus saling komunikasi, koordinasi, dan kompak. Juga harus disiplin dan jangan mengeluh. PAKCI JAYA!!!</p>
<p style="text-align:justify;">
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/andriseptian.wordpress.com/155/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/andriseptian.wordpress.com/155/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/andriseptian.wordpress.com/155/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/andriseptian.wordpress.com/155/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/andriseptian.wordpress.com/155/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/andriseptian.wordpress.com/155/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/andriseptian.wordpress.com/155/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/andriseptian.wordpress.com/155/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/andriseptian.wordpress.com/155/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/andriseptian.wordpress.com/155/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/andriseptian.wordpress.com/155/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/andriseptian.wordpress.com/155/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/andriseptian.wordpress.com/155/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/andriseptian.wordpress.com/155/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=andriseptian.wordpress.com&#038;blog=9885719&#038;post=155&#038;subd=andriseptian&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://andriseptian.wordpress.com/2012/01/30/platinum-lbb-eightfest/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/68c1ccc2c05ea7be4dad57b647db6aee?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">andriseptian1</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>AFS, I&#8217;m going abroad</title>
		<link>http://andriseptian.wordpress.com/2012/01/25/afs-im-going-abroad/</link>
		<comments>http://andriseptian.wordpress.com/2012/01/25/afs-im-going-abroad/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 25 Jan 2012 14:18:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Andri Septian</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[AFS]]></category>
		<category><![CDATA[ceroboh]]></category>
		<category><![CDATA[pengalaman]]></category>
		<category><![CDATA[telat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://andriseptian.wordpress.com/?p=147</guid>
		<description><![CDATA[Oke&#8230; jadi cuma mau cerita pengalaman dulu waktu pertama kali ikut seleksi pertukaran pelajar ke luar negeri, yaitu AFS. Nah, cerita kali ini aku tulis karena adekku sih yang minta bikinin cerita pengalaman yang pernah aku alami untuk tugasnya. Tapi gak apalah, sekalian ingat kejadian rada oon itu, hehe. Jadi ini bermula pada hari Minggu [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=andriseptian.wordpress.com&#038;blog=9885719&#038;post=147&#038;subd=andriseptian&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">Oke&#8230; jadi cuma mau cerita pengalaman dulu waktu pertama kali ikut seleksi pertukaran pelajar ke luar negeri, yaitu AFS. Nah, cerita kali ini aku tulis karena adekku sih yang minta bikinin cerita pengalaman yang pernah aku alami untuk tugasnya. Tapi gak apalah, sekalian ingat kejadian rada oon itu, hehe.</p>
<p style="text-align:justify;">Jadi ini bermula pada hari Minggu kalau tidak salah (aku lupa tanggalnya berapa), tes dimulai pukul 07.30. Flashback, pukul 06.00 aku dan kakak sepupu ku Bang Dedeng, sarapan di kostku sambil baca-baca koran dengan santainya. Lalu ada sms masuk ke hape ku&#8230;. *TUNGTING</p>
<p style="text-align:justify;">Dari: Riza Pahlevi</p>
<p style="text-align:justify;">Aku lupa isinya seperti apa tapi yang jelas dia bilang mau berangkat jam berapa, dan udah tahu tempatnya belum, gitu.</p>
<p style="text-align:justify;">Dengan lugu pun aku balik bertanya.</p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;Lho? Berangkat kemana?&#8221;</p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;AFS Ndri, di UMY. Hari ini tho?&#8221;</p>
<p style="text-align:justify;">*jegleeer&#8230;. aku lupa kalau seleksi nya hari ini. Bergegaslah aku dan Bang Dedeng bersiap berangkat saat itu juga. Entah apa saja barang yang aku bawa saat itu, tapi yang kupastikan untuk membawa kartu ujiannya dan alat-alat tulis.</p>
<p style="text-align:justify;">Pukul 06.30</p>
<p style="text-align:justify;">Ban motorku tiba-tiba bocor. (waw, hari yang benar-benar beruntung buatku) Kira-kira 1 km lagi menuju tambal ban aku dan Bang Dedeng dorong motor Supra Honda ku itu. Sampailah di tempat tambal ban di Jalan Kusumanegara dekat dengan shelter Trans Jogja. Karena aku takut terlambat, akhirnya aku putuskan untuk naik TJ dan motorku aku serahkan ke kakak sepupuku.</p>
<p style="text-align:justify;">Pukul 07.05</p>
<p style="text-align:justify;">Bus tak kunjung tiba, tampaknya kedatangan bus mundur dari jadwal yang seharusnya. Saat aku menunggu bus yang tak pasti, motorku sudah selesai ditambal, tapi aku berniat tetap naik bus karena sudah terlanjur membayar, dan kakak sepupuku yang membawa motorku pulang.</p>
<p style="text-align:justify;">Beberapa menit berlalu, bus pun datang. Bus ini mengantarkan ku tidak langsung ke tujuan, namun harus transit ke shelter dekat Taman Pintar Yogyakarta.</p>
<p style="text-align:justify;">*TIK-TUK-TIK-TUK. Aku pun was-was. Tidak belajar apa-apa untuk seleksi yang akan aku tempuh karena lupa kalau hari ini seleksinya. Sambil menunggu bus berikutnya datang, aku sempatkan membaca koran (karena tes AFS berkisar pengetahuan umum) dan browsing di Mbah Google pengalaman-pengalaman peserta AFS saat menjalani seleksi pertamanya. Dari banyak artikel yang aku baca, aku dapatkan pokok dari seleksi itu, yaitu jujur, apa adanya, dan kreatif.</p>
<p style="text-align:justify;">Bus pun datang ke shelter Taman Pintar (kira-kira pukul 08.00). Melanjutkan ke shelter UMY depan SMAN 1 Yogyakarta.</p>
<p style="text-align:justify;">UPS&#8230; Dan inilah kesotoyanku selanjutnya. JENJEEENG!!! Aku tiba di UMY yang ada di seberang SMAN 1 Yoygakarta. Sejauh mata memandang, bangunan kira-kira 8 lantai itu terlihat begitu sepi. Tidak ada parkiran motor panjang seperti yang aku bayangkan.</p>
<p style="text-align:justify;">Pukul 08.20</p>
<p style="text-align:justify;">Aku masuki gedung itu. Naik lantai 2&#8230;.tak ada orang. Lantai 3&#8230;.sepi&#8230;. Lantai empat&#8230;.*miaw&#8230;. Oh cuma kucing. Dan sampai lantai 5 sepertinya, aku temukan bapak tukang yang sedang mengecat tembok sebuah ruangan. Lalu aku tanya ke beliau.</p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;Pak, tes AFS nya sebelah mana ya?&#8221;</p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;AFS apa Mas?&#8221;</p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;Itu, pertukaran pelajar. Bukannya di UMY sini ya?&#8221;</p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;Apa itu UMY yang di jalan Ring Road sana? Sepertinya bukan di sini Mas.&#8221;</p>
<p style="text-align:justify;">&#8216;Are you serious?&#8217; Aku berkata dalam hati. Aku gondok 5 centi. Ngopo aku adoh-adoh tekan keneeee&#8230;.</p>
<p style="text-align:justify;">Dan, berlarilah aku keluar gedung itu. Tengok kiri kanan. Kembali ke shelter TJ sebelumnya. Aku tanyakan apa ada shelter yang dekat dengan UMY Ring Road. Tapi ternyata tak ada. Satu-satunya cara adalah naik bus kota ke arah sana.</p>
<p style="text-align:justify;">Berlarilah aku ke perempatan menunggu bus kota. Dalam hati aku minta agar supir bus nantinya bisa ngebut sampai 100 km/jam agar aku sampai ke sana dengan cepat, tapi itu hanya di angan ku saja.</p>
<p style="text-align:justify;">Pukul 08.45</p>
<p style="text-align:justify;">Bus Kota berangkat dari perempatan. Aku duduk di bangku penumpang paling belakang. Menunggu dengan peluh bercucuran. Juga ngos-ngosan. Kusempatkan sms temanku yaitu Nafa, agar mendoakan seleksinya berjalan lancar.</p>
<p style="text-align:justify;">Bus yang kutumpangi tidak dapat mengantar tepat ke UMY karena beda jurusan. Aku diharuskan berjalan kaki (lebih tepatnya berlari karena aku sudah telat 1 jam) ke tempat tujuanku. Jaraknya sekitar 1 km. Lumayan jauh bukan. Aku berlari di tepian jalan Ring Road dengan sedu-sedan.</p>
<p style="text-align:justify;">Beberapa menit dan akhirnya aku sampai ke depan jalan masuk menuju UMY. Aku tanya ke satpam, dimana tempat seleksi AFS dilaksanakan. Dan aku tuju tempat yang diarahkan satpam itu. Masuk ke gedung samping Masjid UMY. Bertanya sana-sini dengan keringatan dan was-was karena sudah telat 1 jam 30 menit. Aku diantar masuk ruang kelas dengan pengawas yang aku temui di perjalanan nyasar menuju ruanganku.</p>
<p style="text-align:justify;">*GUBRAK (ya suara pintu nya memang tak selebe itu sih)</p>
<p style="text-align:justify;">Aku masuk ruangan ku dengan keringat disekujur tubuhku. Baju hem biru motif kotak-kotakku pun ikut basah karena keringatku. Banyak pasang mata tertuju padaku yang baru masuk ke kelas yang sebelumnya hening itu. Entah dipikiran mereka mungkin berkata,</p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;Ni anak niat seleksi kagak ya?&#8221; atau &#8220;Gue tahu anjing yang di depan tadi emang galak, lari sampai Monjali ya ni anak?&#8221; atau pikiran lainnya. Hanya sekitar 5 detik peserta lain melihat ke arahku, lalu kembali menundukkan kepala mereka mengerjakan lembar ujian seleksi.</p>
<p style="text-align:justify;">Aku ambil kursi tempat dudukku. Dan mulai mengerjakan soal-soal yang ada. Beruntunglah, beberapa saat aku duduk di kursiku, pengawas ujian memberikanku beberapa helai tissue untukku. Hanya dengan sekali lihat orang tahu kalau keringatku ini mengalir tak henti-hentinya dan butuh dihentikan pendarahannya (maksudku menghentikan keringat keluar dari pori-pori kulitku). Napasku masih memburu. Beberapa menit baru aku bisa konsentrasi mengerjakan.</p>
<p style="text-align:justify;">Hanya tersisa 45 menitan ujian itu. Soal-soalnya pun tidak mudah untuk dikerjakan. Kebanyakan pengetahuan umum dan beberapa perhitungan matematis dan studi kasus. Tapi aku senang walau soal-soal ini sulit, karena memberikanku semangat baru bahwa masih banyak yang belum aku ketahui di kehidupan ini.</p>
<p style="text-align:justify;">Waktu pun habis. Kita break istirahat dan diberikan makanan berupa nasi kotak. Dan disela-sela istirahat aku ceritakan kebeberapa temanku alasan kenapa aku telat. Seleksi selanjutnya yaitu menulis essai dan tes bahasa inggris. Aku kira sudah cukup aku ceritakan semua pengalaman pada tes seleksi AFS Tahap Pertama yang cukup gila ini. Beberapa minggu setelahnya diumumkan di Blog kalau aku lolos Tahap Pertama menuju Tahap Kedua. Walaupun pada akhirnya gak lolos sih di Tahap Kedua, tapi semua pengalaman ini bisa dijadikan pelajaran berharga, bahwa kalau sesuatu harus dikerjakan dengan tahu konsepnya dan seluk-beluknya, jangan sampai tersesat karena tidak tahu bagaimana nanti jadinya.</p>
<p style="text-align:justify;">Sekian kisah ku kali ini, semoga bisa jadi pelajaran juga untuk kita semua, hohoho. <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/andriseptian.wordpress.com/147/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/andriseptian.wordpress.com/147/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/andriseptian.wordpress.com/147/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/andriseptian.wordpress.com/147/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/andriseptian.wordpress.com/147/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/andriseptian.wordpress.com/147/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/andriseptian.wordpress.com/147/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/andriseptian.wordpress.com/147/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/andriseptian.wordpress.com/147/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/andriseptian.wordpress.com/147/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/andriseptian.wordpress.com/147/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/andriseptian.wordpress.com/147/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/andriseptian.wordpress.com/147/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/andriseptian.wordpress.com/147/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=andriseptian.wordpress.com&#038;blog=9885719&#038;post=147&#038;subd=andriseptian&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://andriseptian.wordpress.com/2012/01/25/afs-im-going-abroad/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/68c1ccc2c05ea7be4dad57b647db6aee?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">andriseptian1</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>What Today is What I say</title>
		<link>http://andriseptian.wordpress.com/2011/11/12/what-today-is-what-i-say/</link>
		<comments>http://andriseptian.wordpress.com/2011/11/12/what-today-is-what-i-say/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 12 Nov 2011 15:08:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Andri Septian</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://andriseptian.wordpress.com/?p=142</guid>
		<description><![CDATA[Apa saja yang terjadi hari ini diantaranya adalah, ulangan Pak Aloysius. Mumetnya gile dah. Udah gitu suasananya bikin ngantuk puoll. Yah. Yang katanya beliau gak ada unsur sastranya terbukti di soalnya ada puisi dan majas-majas, yang dengan jujur saya katakan aku gak begitu ngeh dengan sastra. Sekelumit itu pun tak lepas dari matinya AC di [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=andriseptian.wordpress.com&#038;blog=9885719&#038;post=142&#038;subd=andriseptian&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">Apa saja yang terjadi hari ini diantaranya adalah, ulangan Pak Aloysius. Mumetnya gile dah. Udah gitu suasananya bikin ngantuk puoll. Yah. Yang katanya beliau gak ada unsur sastranya terbukti di soalnya ada puisi dan majas-majas, yang dengan jujur saya katakan aku gak begitu ngeh dengan sastra. Sekelumit itu pun tak lepas dari matinya AC di kelas yang menyebabkan kelas kita seperti kelas kandang babi panggang. Udah sumpek, bau, gerah minta ampun, gak kondusif lah pokoknya. Bukannya aku orang yang pro dengan AC, justru sebaliknya. Kurang srek aja sih dengan pengadaan AC, masih lebih setuju kalau kelasnya dipasang kipas angin. Tapi memang dasarnya manusia itu tidak mudah puas, apa-apa pasti dikeluhkan. Namanya juga &#8216;manusia&#8217;. (emang aku apa?)</p>
<p style="text-align:justify;">Beruntungnya kita pulang lumayan awal hari ini. Bel pulang gak langsung out of the place where we ngendon(baca: sekolah), tapi langsung ke perpustakaan untuk belajar matematika. Bukan belagak sok pintar, justru mau belajar sunguh-sungguh di perpustakaan, karena gak bisa-bisa memahami tuh pelajaran berhitung. Oke skip, sepulang sekolah langsung ke Kantor Bernas Jogja yang sebagai basecamp KOKITALIS (Komunitas Kita Cinta Menulis), untuk rapat progres pembuatan buku Walikota Yogyakarta, Herry Zudianto.</p>
<p style="text-align:justify;">Berbagai polemik pun terjadi, mulai dari perut yang tidak bisa kompromi karena sudah di calling-calling dari siang, akhirnya numpang pup dah di toilet Bernas sesampainya di sana. Sholat ashar lalu kita berkumpul di ruang pertemuan Bernas. Ruangan yang cukup besar dengan susunan kursi dan meja segiempat. Yah hitungannya itu meja bundar deh.</p>
<p style="text-align:justify;">Di situ kami berkutat dengan apa yang telah kami kerjakan seminggu lalu untuk penulisan buku ini. Wajahku dah pahit duluan, kenapa tidak, aku baru nggarap tulisan 1 halaman, padahal minimalnya 5 halaman. Yah, akhirnya deadline diundur hingga besok Senin malam. Mbak Uni, Rezta, Fasya, Smith, dan Ellena. Kami ber-banyak orang ini berdiskusi cukup lama setelah ditinggal Mbak Fauziah selaku pembimbing kami, di ruangan itu.</p>
<p style="text-align:justify;">Pada akhirnya, yah gitu deh. Ngejar deadline. Tulisan harus udah selese besok Senin. Tapi aku tetap optimis, semua kerja keras kami akan terbayar. Semua jerih payah kami akan membuahkan hasil dari yang kami kerjakan. Untuk besok, agendaku latihan basket di UNY, dan buat kartu pers KOKITALIS di Kedai Digital. Oh ya, selamat juga untuk siswa SMA 8 yang ternyata 2 orang memenangkan lomba YASERI di Jakarta. We proud of you.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/andriseptian.wordpress.com/142/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/andriseptian.wordpress.com/142/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/andriseptian.wordpress.com/142/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/andriseptian.wordpress.com/142/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/andriseptian.wordpress.com/142/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/andriseptian.wordpress.com/142/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/andriseptian.wordpress.com/142/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/andriseptian.wordpress.com/142/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/andriseptian.wordpress.com/142/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/andriseptian.wordpress.com/142/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/andriseptian.wordpress.com/142/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/andriseptian.wordpress.com/142/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/andriseptian.wordpress.com/142/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/andriseptian.wordpress.com/142/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=andriseptian.wordpress.com&#038;blog=9885719&#038;post=142&#038;subd=andriseptian&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://andriseptian.wordpress.com/2011/11/12/what-today-is-what-i-say/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/68c1ccc2c05ea7be4dad57b647db6aee?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">andriseptian1</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Ao no Exorcist</title>
		<link>http://andriseptian.wordpress.com/2011/11/10/ao-no-exorcist/</link>
		<comments>http://andriseptian.wordpress.com/2011/11/10/ao-no-exorcist/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 10 Nov 2011 14:09:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Andri Septian</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://andriseptian.wordpress.com/?p=133</guid>
		<description><![CDATA[Sudah lumayan lama aku suka sekali dengan anime yang satu ini. Awalnya tahu dari Mas Isa saat main ke rumah Mas Iman. Kepincut pertama dari segi visualnya. Bagus punya. Sudah begitu, soundtracknya juga mendukung, keren banget lah. Terus nyoba nyari di Plaza net, ketemu! Dan nonton deh. Ternyata keren banget. Bercerita dengan tokoh utama bernama [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=andriseptian.wordpress.com&#038;blog=9885719&#038;post=133&#038;subd=andriseptian&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Sudah lumayan lama aku suka sekali dengan anime yang satu ini. Awalnya tahu dari Mas Isa saat main ke rumah Mas Iman. Kepincut pertama dari segi visualnya. Bagus punya. Sudah begitu, soundtracknya juga mendukung, keren banget lah. Terus nyoba nyari di Plaza net, ketemu! Dan nonton deh. Ternyata keren banget.<a href="http://andriseptian.files.wordpress.com/2011/11/ao_no_exorcist_omake_5_by_twistedanalelf-d2zsrl6.jpg"><img src="http://andriseptian.files.wordpress.com/2011/11/ao_no_exorcist_omake_5_by_twistedanalelf-d2zsrl6.jpg?w=182&h=300" alt="Cover Manga vol.1" title="ao_no_exorcist_omake_5_by_twistedanalelf-d2zsrl6" width="182" height="300" class="alignright size-medium wp-image-134" /></a></p>
<p><a href="http://andriseptian.files.wordpress.com/2011/11/ao-no-exorcist-632387.jpg"><img src="http://andriseptian.files.wordpress.com/2011/11/ao-no-exorcist-632387.jpg?w=206&h=300" alt="" title="ao-no-exorcist-632387" width="206" height="300" class="alignleft size-medium wp-image-135" /></a>Bercerita dengan tokoh utama bernama Rin Okumura dan kembarannya(adik) bernama Yukio Okumura. Awalnya, Rin menjalani hidup seperti manusia pada umumnya, ia berusaha mencari pekerjaan untuk dirinya agar tidak membebani ayahnya yang seorang pastur di gereja yang juga jadi tempat tinggal Rin dan keluarga. Saat pemuda itu mendapatkan pekerjaan di sebuah swalayan, ia menunjukkan bakatnya dalam memasak. Namun, beberapa hari setelahnya, ia melihat penampakan iblis yang menggoda seorang anak kecil. Rin mengejar iblis itu dan malah merusak toko tempat dia bekerja. Seketika dia dikeluarkan dari pekerjaannya.</p>
<p>Sesampainya di rumah, ia mencoba memberitahukan hal ini kepada keluarganya dan ayah dari anak kecil yang diganggu iblis tadi, namun ayah dari anak kecil itu menganggap bahwa anaknya terlalu berimajinasi dan dianggap &#8216;sakit&#8217;. Rin tidak terima di dalam hatinya.</p>
<p>Esoknya, Rin diganggu oleh berandalan seumurannya. Tiba-tiba salah satu dari berandalan itu kerasukan iblis. Di sinilah identitas sebenarnya Rin terbongkar. Alasan Rin dapat melihat iblis-iblis di sekitarnya. Segel demon slaying blade atau Kurikara yang melemah yang menyebabkan kekuatan iblis Rin keluar. Saat Rin terdesak oleh iblis yang merasuki berandalan itu, kekuatan dari dalam dirinya keluar. Berupa api biru yang membara di sekujur tubuhnya. Tiba-tiba ayah Rin datang dan membacakan mantra kepada berandalan yang kerasukan tadi, akhirnya iblis itu keluar dari tubuhnya. Ternyata, ayah Rin adalah seorang Exorcist, yaitu orang-orang yang memiliki kemampuan membasmi iblis.</p>
<p><a href="http://andriseptian.files.wordpress.com/2011/11/ao-no-exorcist-632416.jpg"><img src="http://andriseptian.files.wordpress.com/2011/11/ao-no-exorcist-632416.jpg?w=206&h=300" alt="" title="ao-no-exorcist-632416" width="206" height="300" class="alignleft size-medium wp-image-136" /></a>Sesampainya Rin dan ayahnya di rumah, ayah Rin menceritakan semua kebenarannya. Rin bingung dan kesal, hingga membuat ayahnya marah padanya. Setan yang ada di dalam ayahnya bangkit. Pada akhirnya, satan mengambil alih tubuh ayahnya, dan sempat membuka gerbang Gehenna, namun kesadaran ayahnya dapat diambil sesaat dan ia menusuk dirinya sendiri. Ayahnya tewas seketika, dan satan berhasil dicegah kehadirannya. Gerbang Gehenna pun tertutup kembali.</p>
<p>Rin yang sangat sedih memutuskan untuk menjadi seorang Exorcist yang kuat seperti ayahnya. Saat masuk ke akademi Exorcist, ia kaget ternyata adiknya, Yukio, adalah gurunya menjadi Exorcist. Ia benar-benar bingung dan minta penjelasan dari Yukio, walaupun terjadi sedikit kekacauan, akhirnya Yukio dapat menenangkan hati dan menceritakan kisah sebenarnya kepada Rin.</p>
<p>Kisah petualangan Rin Okumura di akademi Exorcist terus berlanjut. Bertemu dengan sahabat-sahabat baru seperti Shiemi yang seorang Tamer, Suguro yang seorang spell chanting dan ingin menjadi Meister Aria, Konekomaru yang juga spell chanting, Izumo wanita ganas yang dijuluki alis tebal yang seorang Tamer, Shima yang juga spell chanter. Di sebuah sekolah dengan kepala sekolah nyentrik bernama Mephisto Pheles, yang sepertinya juga Satan.</p>
<p>SKIP*</p>
<p>Nah. Yang membuat aku sayangkan adalah&#8230; Ending. Hiks. :&#8217;(<br />
Nih anime cuma sampai chapter 25 dah END. Yah, diakui endingnya bagus. Bagus aja pakek banget. Banget aja temennya Bagus. Tapi gak rela ni anime tamat secepat ini. Ibarat Anas yang tidak rela Harry Potter tamat. Aku pun begitu.<br />
Yasudahlah. Ibarat nasi sudah menjadi nasi goreng, tidak bisa dikembalikan lagi jadi beras apalagi ditanam ulang, walaupun sudah tamat, gambar dan ceritanya akan terekam di ingatan dan selalu menginspirasi.</p>
<p><a href="http://andriseptian.files.wordpress.com/2011/11/41.jpg"><img src="http://andriseptian.files.wordpress.com/2011/11/41.jpg?w=199&h=300" alt="" title="41" width="199" height="300" class="aligncenter size-medium wp-image-137" /></a></p>
<p><a href="http://andriseptian.files.wordpress.com/2011/11/njac_ao_no_exorcist_ch_008-042.jpg"><img src="http://andriseptian.files.wordpress.com/2011/11/njac_ao_no_exorcist_ch_008-042.jpg?w=200&h=300" alt="" title="njac_ao_no_exorcist_ch_008.042" width="200" height="300" class="aligncenter size-medium wp-image-139" /></a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/andriseptian.wordpress.com/133/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/andriseptian.wordpress.com/133/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/andriseptian.wordpress.com/133/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/andriseptian.wordpress.com/133/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/andriseptian.wordpress.com/133/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/andriseptian.wordpress.com/133/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/andriseptian.wordpress.com/133/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/andriseptian.wordpress.com/133/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/andriseptian.wordpress.com/133/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/andriseptian.wordpress.com/133/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/andriseptian.wordpress.com/133/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/andriseptian.wordpress.com/133/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/andriseptian.wordpress.com/133/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/andriseptian.wordpress.com/133/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=andriseptian.wordpress.com&#038;blog=9885719&#038;post=133&#038;subd=andriseptian&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://andriseptian.wordpress.com/2011/11/10/ao-no-exorcist/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/68c1ccc2c05ea7be4dad57b647db6aee?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">andriseptian1</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://andriseptian.files.wordpress.com/2011/11/ao_no_exorcist_omake_5_by_twistedanalelf-d2zsrl6.jpg?w=182" medium="image">
			<media:title type="html">ao_no_exorcist_omake_5_by_twistedanalelf-d2zsrl6</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://andriseptian.files.wordpress.com/2011/11/ao-no-exorcist-632387.jpg?w=206" medium="image">
			<media:title type="html">ao-no-exorcist-632387</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://andriseptian.files.wordpress.com/2011/11/ao-no-exorcist-632416.jpg?w=206" medium="image">
			<media:title type="html">ao-no-exorcist-632416</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://andriseptian.files.wordpress.com/2011/11/41.jpg?w=199" medium="image">
			<media:title type="html">41</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://andriseptian.files.wordpress.com/2011/11/njac_ao_no_exorcist_ch_008-042.jpg?w=200" medium="image">
			<media:title type="html">njac_ao_no_exorcist_ch_008.042</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Puasa Arafah, menjelang Idul Adha</title>
		<link>http://andriseptian.wordpress.com/2011/11/05/puasa-arafah-menjelang-idul-adha/</link>
		<comments>http://andriseptian.wordpress.com/2011/11/05/puasa-arafah-menjelang-idul-adha/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 05 Nov 2011 03:18:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Andri Septian</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://andriseptian.wordpress.com/?p=128</guid>
		<description><![CDATA[Besok Minggu, 6 November 2011, Idul Adha. Menyembelih hewan qurban, takbiran, sudah gak sabar nungguin deh. Sayangnya nih kita gak libur hari Senin atau hari sekolah yang lain. hahahaha. Hari ini aku lagi puasa arafah. Mana aku enggak sahur. Kenapa? aku udah bangun, tapi malah tidur lagi, payah! Dan akibatnya, pagi-pagi gini perut sudah keroncongan, [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=andriseptian.wordpress.com&#038;blog=9885719&#038;post=128&#038;subd=andriseptian&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Besok Minggu, 6 November 2011, Idul Adha. Menyembelih hewan qurban, takbiran, sudah gak sabar nungguin deh. Sayangnya nih kita gak libur hari Senin atau hari sekolah yang lain. hahahaha.<br />
Hari ini aku lagi puasa arafah. Mana aku enggak sahur. Kenapa? aku udah bangun, tapi malah tidur lagi, payah! Dan akibatnya, pagi-pagi gini perut sudah keroncongan, dangdutan, K-pop an. Sabar aja deh.</p>
<p>Selasa besok ada latihan penyembelihan di sekolah, semoga bisa membunuh kambing/sapi dengan lancar. Amin.<br />
Nosense, gak banyak yang mau aku tulis. Karena hari ini ada orang-orang dari PENGAJAR PLUS yang mengadakan pengajaran mengenai blog, jadi iseng-iseng aja nulis nih&#8230;</p>
<p>see you at next time.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/andriseptian.wordpress.com/128/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/andriseptian.wordpress.com/128/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/andriseptian.wordpress.com/128/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/andriseptian.wordpress.com/128/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/andriseptian.wordpress.com/128/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/andriseptian.wordpress.com/128/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/andriseptian.wordpress.com/128/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/andriseptian.wordpress.com/128/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/andriseptian.wordpress.com/128/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/andriseptian.wordpress.com/128/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/andriseptian.wordpress.com/128/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/andriseptian.wordpress.com/128/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/andriseptian.wordpress.com/128/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/andriseptian.wordpress.com/128/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=andriseptian.wordpress.com&#038;blog=9885719&#038;post=128&#038;subd=andriseptian&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://andriseptian.wordpress.com/2011/11/05/puasa-arafah-menjelang-idul-adha/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/68c1ccc2c05ea7be4dad57b647db6aee?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">andriseptian1</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Share</title>
		<link>http://andriseptian.wordpress.com/2011/10/10/share/</link>
		<comments>http://andriseptian.wordpress.com/2011/10/10/share/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 10 Oct 2011 13:23:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Andri Septian</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[curhat]]></category>
		<category><![CDATA[events]]></category>
		<category><![CDATA[galau]]></category>
		<category><![CDATA[PPI]]></category>
		<category><![CDATA[SIMUSA]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://andriseptian.wordpress.com/?p=124</guid>
		<description><![CDATA[Hello world&#8230; Lama tak berjumpa dengan blog-ku yang satu ini. Ya. Diriku sangat disibukkan akhir-akhir ini dengan MID Semester Gasal. Yah, walaupun aku merasa saat di kelas 2 ini pelajarannya lebih mudah diterima dengan baik, namun kalau sudah berhadapan dengan soal, eiitss, gelagapan sendiri. Event terdekat adalah SIMUSA 2011, tanggal 15 Oktober 2011, yang diadakan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=andriseptian.wordpress.com&#038;blog=9885719&#038;post=124&#038;subd=andriseptian&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Hello world&#8230;<br />
Lama tak berjumpa dengan blog-ku yang satu ini. Ya. Diriku sangat disibukkan akhir-akhir ini dengan MID Semester Gasal. Yah, walaupun aku merasa saat di kelas 2 ini pelajarannya lebih mudah diterima dengan baik, namun kalau sudah berhadapan dengan soal, eiitss, gelagapan sendiri.<br />
Event terdekat adalah SIMUSA 2011, tanggal 15 Oktober 2011, yang diadakan Delayota dengan kegiatan bersepeda satu angkatan 2011 menuju rumah Pak Dwi(salah seorang guru SMAN 8 Yogyakarta) berlokasi di daerah Piyungan, Yogyakarta. Di sana akan dimantapkan keimanan dan belajar ilmu agama. Karenanya, event ini juga diberi nama Sepeda Dakwah. Pastinya seru deh! Di event ini, aku jadi panitia merangkap sebagai P3K sekaligus Astor.<br />
Event selanjutnya adalah Lomba Baris-berbaris PPI Kota, tanggal 23 Oktober 2011. Gaparci 2009, 2010, dan 2011 akan unjuk gigi di sini. Yah, walaupun pleton kami jarang latihan, karena pada sibuk dan mengurusi adik-adik kelas 10, tapi kami akan berusaha sebisa kami menunjukkan yang terbaik, juga demi Delayota tercinta. :*<br />
Sebenarnya ada lagi event lain, yaitu ABL(Lomba Basket) dan Olimpiade Kimia(tanggal 22, 23, 24 Oktober), tapi untuk ABL aku belum tahu kapan tanggal pertandingannya. Untuk Olimpiade Kimia yang diadakan UGM ini, aku tampaknya tidak bisa ikut karena bersamaan dengan Lomba PPI.<br />
Akhir-akhir ini keadaanku sedang banyak pikiran sih. Hmm. Pertama tentang basket, wah, entah kenapa ya aku ini sok sibuk atau memang sibuk, aku sudah lama tidak latihan di UNY, bareng dengan Club Basket AYABA. AYABA tuh dah seperti keluarga buat aku. Mas Yaya, Bara, Alif, Pak Budi, Mas Manan, Mas Kris, Mas Fredi, Dinar, Vida, mereka mengajarkan banyak hal padaku. Tapi, aku dah jarang latihan. Sebenarnya yang salah memang aku, karena tidak bisa mengatur waktu dengan benar. Tapi sejujurnya, aku tidak bisa latihan karena memang sibuk banyak tugas dan kepanitiaan. Miss U AYABA. :&#8217;(<br />
Kegalauan selanjutnya dari ekskul lain, yaitu Teater, Nihon-GO, dan PMR. Yang menjadi pikiranku adalah aku berniat untuk stop dulu ekskul tersebut, karena kurasa aku terlalu banyak ekskul, juga untuk mengejar materi pelajaran di sekolah yang mana aku telah ketinggalan jauh, dan aku sejujurnya ingin konsen di basket dulu. Tapi, bodohnya aku lagi, aku tidak pernah cerita tentang ini pada Aji(koor Teater), Bagus, Astri(temen-temen Nihon-GO), ataupun Alna(Ketua PMR). Aku selalu memendam semuanya sendiri. Maaf, lagi-lagi akibat tindakanku itu malah membuatku seperti lepas tanggung jawab. Maaf.<br />
Bebanku yang satu lagi adalah. Tugas-tugas. Roket Air: FISIKA, Survey PKn yang udah sejak lama gak digarap, Tugas Sejarah yang juga udah dari sebelum MID Semester, dan Tugas Bahasa Indonesia Pak Nur.<br />
Tapi dengan mendekatkan diri pada Allah SWT, semua beban dalam diri ini sedikit diringankan. Hati pun jadi tenang. Dan mulai menyelesaikan masalah ini satu-persatu. Semoga Allah memberi jalan keluar dari ini semua. Amin. </p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/andriseptian.wordpress.com/124/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/andriseptian.wordpress.com/124/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/andriseptian.wordpress.com/124/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/andriseptian.wordpress.com/124/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/andriseptian.wordpress.com/124/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/andriseptian.wordpress.com/124/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/andriseptian.wordpress.com/124/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/andriseptian.wordpress.com/124/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/andriseptian.wordpress.com/124/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/andriseptian.wordpress.com/124/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/andriseptian.wordpress.com/124/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/andriseptian.wordpress.com/124/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/andriseptian.wordpress.com/124/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/andriseptian.wordpress.com/124/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=andriseptian.wordpress.com&#038;blog=9885719&#038;post=124&#038;subd=andriseptian&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://andriseptian.wordpress.com/2011/10/10/share/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/68c1ccc2c05ea7be4dad57b647db6aee?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">andriseptian1</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Back to Pontianak</title>
		<link>http://andriseptian.wordpress.com/2011/08/24/back-to-pontianak/</link>
		<comments>http://andriseptian.wordpress.com/2011/08/24/back-to-pontianak/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 24 Aug 2011 23:08:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Andri Septian</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://andriseptian.wordpress.com/?p=107</guid>
		<description><![CDATA[Kamis, 25 Agustus 2011. Selamat pagi rakyat Republik Indonesia&#8230; yak.. sekarang ini sudah hari ke 26 ya Ramadhan nya&#8230; hmm alhamdulillah yaa(Syachrini style). Omong-omong, saat ini aku sedang berada di kota kelahiranku, yak lain kata aku sedang mudik right now. Mudik di Kalimantan Barat, tepatnya di Kota Pontianak. Sudah dari kemarin Selasa sebenarnya aku sudah [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=andriseptian.wordpress.com&#038;blog=9885719&#038;post=107&#038;subd=andriseptian&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kamis, 25 Agustus 2011.</p>
<p>Selamat pagi rakyat Republik Indonesia&#8230; <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />  yak.. sekarang ini sudah hari ke 26 ya Ramadhan nya&#8230; hmm alhamdulillah yaa(Syachrini style). Omong-omong, saat ini aku sedang berada di kota kelahiranku, yak lain kata aku sedang mudik right now. Mudik di Kalimantan Barat, tepatnya di Kota Pontianak.<br />
<span id="more-107"></span><br />
Sudah dari kemarin Selasa sebenarnya aku sudah sampai di Pontianak. Tepatnya pukul 12.&#8211; aku sampai di kota Pontianak, dari kota Yogyakarta pukul 09.05 dengan pesawat Batavia Air. Sesampainya di Pontianak, langsung dijemput oleh ayahanda tercinta. Yah, banyak yang telah berubah selama 5 tahun ini. Sudah 5 tahun abang tak pulang-pulang(Bang Toyib words) kota kelahiran ini telah berubah sedikit-demi-sedikit. Dari perihal pembangunan, tempat, keadaan, dan lain sebagainya. Semua berubah.</p>
<p>Tapi tak begitu berubah saat aku sampai di rumah ku yang ada di jalan Nyi Ageng Serang Tengkawang III no. 10 Tanjunghulu Pontianak Timur. Yah, masih ingatlah sedikit-sedikit, walaupun agak lupa karena sudah lama tidak pulang kampung, bayangin cuy 5 tahun di Jogja, Pontianak dah lupa gue. Kasian kasian.</p>
<p>Oke, well&#8230; pukul 12.30 an kalo ga salah, aku dah sampai ke my sweetest home. Tapi, belum ada Mama, Dek Hana, dan Dek Dzaky di rumah. Cuma ada pak tukang yang masih merenovasi rumah kita. Jadi, jam segitu itu, aku cuma berdua sama Ayah. Karena bosan, aku memutuskan pergi sholat ke masjid, ya sekalian ingat-ingat jalan sekitar rumah(sekali lagi, sudah lupa-lupa-ingat, maklum 5 tahun).</p>
<p>Setelah dari masjid, langsung pulang, dan ternyata Mama sudah pulang dengan Dek Hana dan Dek Dzaky. Yak, intermezo selesai, kita mempercepat sampai ke keadaan saat ini.</p>
<p>Ya aku merasa sangat-sangat sedih dan menyesal juga, kenapa? Sahabat-sahabat main ku waktu kecil dulu aku dah lupa. Bukan dilupakan, tapi aku sudah tidak ingat lagi. Hilang ingatan? Bukan. Aku memang tipikal orang yang mudah mengingat, tetapi mudah melupakan, kecuali ada suatu hal yang tak akan terlupakan karena suatu kejadian yang mengesankan.</p>
<p>Sayangnya, Bang Titi, Alya, Bibi, Kak Lita, dan semua nya. Aku dah lost in mind. Tuhan. Parah sekali saya ya. Aku juga tidak tahu, kenapa bisa seperti lupa ingatan atau aku memang tanpa sengaja melupakan(tidak mungkin ya) atau memang benar-benar tidak ingat.</p>
<p>Tidak seperti dulu waktu aku masih kecil, semua nya tiap sore main keluar rumah. Ramai sekali di RT ku yang rumahnya berdempetan ini. Ya main layangan lah, main kelereng, sepak bola, dan permainan kanak-kanak lainnya. Dulu sering main di lapangan badminton, sekarang sudah banyak rumput liar dan tidak terawat lagi. Teman-teman yang lain juga, sudah pada dewasa dan jarang keluar rumah. So sad. Apa itu karena aku yang tidak pamit ya 5 tahun yang lalu.</p>
<p>Aku pergi ke Jogja tanpa pamit satu kata pun pada mereka. Itu juga bukan keinginanku kok. Semua adalah takdir yang ditentukan oleh Allah. Tak pernah aku berpikir untuk pindah sekolah dari SD Muhammadiyah 2 Pontianak ke SD Purwomartani. Tak pernah aku berpikir akan masuk SMAN 8 Yogyakarta, yang dikategorikan SMA favorit di Yogyakarta. Entahlah, aku pun tidak tahu. Antara sedih, bingung, dan menyesal pula. Aku ingin ikatan diantara kita, sahabat lama ku, tidak akan hilang. Teman-teman Tengkawang III, teman-teman SD, dan sahabat-sahabat ku di Pontianak. Asal kalian tahu, aku tidak pernah berpikir sekali pun untuk melupakan kalian. Melupakan masa-masa kecil dulu. Semoga kalian tidak membenci ku karena aku sudah meninggalkan kalian tanpa pamit 5 tahun yang lalu itu. Maaf. Maaf teman-temanku. Kita hadapi masa yang sekarang kita hadapi, dan hadapi masa depan yang akan menghampiri kita.</p>
<p>Terimakasih untuk selama ini.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/andriseptian.wordpress.com/107/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/andriseptian.wordpress.com/107/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/andriseptian.wordpress.com/107/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/andriseptian.wordpress.com/107/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/andriseptian.wordpress.com/107/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/andriseptian.wordpress.com/107/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/andriseptian.wordpress.com/107/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/andriseptian.wordpress.com/107/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/andriseptian.wordpress.com/107/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/andriseptian.wordpress.com/107/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/andriseptian.wordpress.com/107/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/andriseptian.wordpress.com/107/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/andriseptian.wordpress.com/107/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/andriseptian.wordpress.com/107/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=andriseptian.wordpress.com&#038;blog=9885719&#038;post=107&#038;subd=andriseptian&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://andriseptian.wordpress.com/2011/08/24/back-to-pontianak/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/68c1ccc2c05ea7be4dad57b647db6aee?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">andriseptian1</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Beralih ke Ubuntu</title>
		<link>http://andriseptian.wordpress.com/2011/08/10/beralih-ke-ubuntu/</link>
		<comments>http://andriseptian.wordpress.com/2011/08/10/beralih-ke-ubuntu/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 10 Aug 2011 12:53:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Andri Septian</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[newbie]]></category>
		<category><![CDATA[pengenalan ubuntu]]></category>
		<category><![CDATA[ubuntu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://andriseptian.wordpress.com/?p=101</guid>
		<description><![CDATA[Rabu, 10 Agustus 2011 Hai Blogers, dah lama nih tidak menulis di blog tercinta ini. Tapi syukurlah masih diberikan kesempatan untuk tetap menulis, hehe. Oke, at this time aku cuma mau share aja tentang &#8220;Ubuntu&#8221;. Yah, mungkin Blogers ada yang belum tahu apa itu Ubuntu. Jadi, Ubuntu itu merupakan sebuah Operating System(OS), seperti Windows ato [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=andriseptian.wordpress.com&#038;blog=9885719&#038;post=101&#038;subd=andriseptian&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">Rabu, 10 Agustus 2011</p>
<p style="text-align:justify;">Hai Blogers, dah lama nih tidak menulis di blog tercinta ini. Tapi syukurlah masih diberikan kesempatan untuk tetap menulis, hehe. Oke, at this time aku cuma mau share aja tentang &#8220;Ubuntu&#8221;. Yah, mungkin Blogers ada yang belum tahu apa itu Ubuntu.</p>
<p style="text-align:justify;"><a href="http://andriseptian.files.wordpress.com/2011/08/ubuntu1010theme-large_001.jpg"><img class="size-medium wp-image-103 alignnone" title="ubuntu1010theme-large_001" src="http://andriseptian.files.wordpress.com/2011/08/ubuntu1010theme-large_001.jpg?w=300&h=240" alt="Tampilan Ubuntu" width="300" height="240" /></a></p>
<p style="text-align:justify;">Jadi, Ubuntu itu merupakan sebuah Operating System(OS), seperti Windows ato Mac itu lho. Tapi, tiap OS itu punya keunikan dan keunggulan sendiri-sendiri. Kalau Ubuntu ini, salah satu kelebihannya yaitu &#8216;gratis&#8217;, &#8216;free&#8217;.</p>
<p style="text-align:justify;">&#8220;Gratis mah dimana-mana kualitasnya mesti jelek&#8221;. Ooh, jangan salah! Kualitas Ubuntu ini oke punya, dan bisa diadu dengan OS lainnya. Ubuntu ini bisa diutak-atik dan juga dapat dikembangkan sendiri.</p>
<p style="text-align:justify;">Ubuntu, dalam banyak hal, sistemnya dapat diperintah menggunakan terminal. Kalau di Windows apa ya&#8230; dah lupa&#8230; yang &#8216;command-promt&#8217; itu ya kalo ga salah, yang bentuk perintahnya dengan mengetikkan kode-kode tertentu, dan hanya beberapa tipe file saja yang bisa dibuka oleh Ubuntu, seperti .deb, dan lainnya. Karena hanya beberapa saja file yang bisa dibuka, maka file bertipe .exe tidak bisa dibuka. Namun bisa dibuka dengan menggunakan program Ubuntu bernama &#8216;wine&#8217;, tapi kalau sudah cinta Ubuntu, tidak perlu program seperti itu, toh sekarang ini, sudah banyak program-program yang mirip dari program dari Windows, bahkan program-program Ubuntu ini jauh lebih berkembang.</p>
<p style="text-align:justify;"><a href="http://andriseptian.files.wordpress.com/2011/08/buka-terminal.jpg"><img class="alignnone size-medium wp-image-104" title="Buka Terminal" src="http://andriseptian.files.wordpress.com/2011/08/buka-terminal.jpg?w=300&h=270" alt="Membuka Terminal" width="300" height="270" /></a></p>
<p style="text-align:justify;">Rumit? Ya memang, untuk para newbie(seperti aku ini) menggunakan yang seperti terminal dan menginstall packages Ubuntu memang sulit pada awalnya, namun kalau sudah terbiasa, sering membaca pustaka, dan berlatih tentunya, seiring waktu berjalan, lama-kelamaan pun kita akan terbiasa hingga kita mahir.</p>
<p style="text-align:justify;">Lalu, mungkin untuk penjelasan penginstallan packages Ubuntu melalui terminal akan aku jelaskan di tulisan selanjutnya, mengingat tulisan kali ini hanya sebatas berbagi informasi dan menulis tentang apa yang sedang aku kerjakan akhir-akhir ini.</p>
<p style="text-align:justify;">Terimakasih kepada pembaca budiman sekalian, semoga bermanfaat jika itu memberi manfaat, dan berkah kemudian. Selamat bulan Ramadhan, selalu semangat, jaga hati dan nafsu, tetap beraktifitas, dan mencari ilmu sebanyak-banyaknya.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/andriseptian.wordpress.com/101/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/andriseptian.wordpress.com/101/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/andriseptian.wordpress.com/101/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/andriseptian.wordpress.com/101/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/andriseptian.wordpress.com/101/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/andriseptian.wordpress.com/101/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/andriseptian.wordpress.com/101/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/andriseptian.wordpress.com/101/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/andriseptian.wordpress.com/101/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/andriseptian.wordpress.com/101/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/andriseptian.wordpress.com/101/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/andriseptian.wordpress.com/101/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/andriseptian.wordpress.com/101/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/andriseptian.wordpress.com/101/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=andriseptian.wordpress.com&#038;blog=9885719&#038;post=101&#038;subd=andriseptian&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://andriseptian.wordpress.com/2011/08/10/beralih-ke-ubuntu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/68c1ccc2c05ea7be4dad57b647db6aee?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">andriseptian1</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://andriseptian.files.wordpress.com/2011/08/ubuntu1010theme-large_001.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">ubuntu1010theme-large_001</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://andriseptian.files.wordpress.com/2011/08/buka-terminal.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">Buka Terminal</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Belajar Cara Belajar</title>
		<link>http://andriseptian.wordpress.com/2011/07/18/belajar-cara-belajar/</link>
		<comments>http://andriseptian.wordpress.com/2011/07/18/belajar-cara-belajar/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 18 Jul 2011 14:31:46 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Andri Septian</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[Belajar]]></category>
		<category><![CDATA[SMAN 8 Yogyakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Tips Belajar]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://andriseptian.wordpress.com/?p=90</guid>
		<description><![CDATA[Masa sekolah adalah masa dimana seseorang mencari jati dirinya agar menjadi manusia yang mapan dan berguna bagi keluarga dan orang lain. Sewaktu kita SD kita dicekoki pelajaran dan dididik oleh guru-guru kita dengan penuh kesabaran dengan tujuan kita menjadi manusia yang berakhlak baik dan terpelajar. Namun, menginjak kita dewasa, masa SMA merupakan suatu masa kita [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=andriseptian.wordpress.com&#038;blog=9885719&#038;post=90&#038;subd=andriseptian&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://andriseptian.files.wordpress.com/2011/07/gb69.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-95" title="penghargaan prestasi" src="http://andriseptian.files.wordpress.com/2011/07/gb69.jpg?w=300&h=158" alt="Penghargaan Siswa Berprestasi" width="300" height="158" /></a>Masa sekolah adalah masa dimana seseorang mencari jati dirinya agar menjadi manusia yang mapan dan berguna bagi keluarga dan orang lain. Sewaktu kita SD kita dicekoki pelajaran dan dididik oleh guru-guru kita dengan penuh kesabaran dengan tujuan kita menjadi manusia yang berakhlak baik dan terpelajar. Namun, menginjak kita dewasa, masa SMA merupakan suatu masa kita telah belajar cara hidup untuk mandiri sedikit demi sedikit.</p>
<p>Di masa ini, sudah tidak lagi jamannya guru berperan penuh dalam kemajuan pendidikan muridnya. Masa SMA, kita lebih mandiri dalam belajar dan tidak banyak dicekoki pelajaran oleh para pengampu. Karena itu, dalam mencapai prestasi, perlu usaha mandiri dengan sungguh-sungguh untuk mendapatkannya.</p>
<p>Standar kompetensi dan kurikulum tiap tahun dinaikkan. Beberapa tes juga dibuat sedemikian rupa untuk menjaring siswa-siswa terbaik. Persaingan semakin diperketat dengan standar minimum yang tinggi untuk nilai kognitif mereka. Sehingga, baik siswa maupun orangtua dituntut untuk benar-benar konsekuen dengan perkembangan siswa di sekolah.</p>
<p>Namun, banyak pelajar di Indonesia yang mengeluh dan bahkan gagal dalam perjalanan hidupnya semasa sekolah di SMA. Banyak yang merasa dirinya tidak mampu mengikuti pelajaran dengan baik. Akibatnya, siswa itu akan semakin tertinggal dan nilai sekolahnya akan anjlok. Lalu, bagaimana cara belajar yang baik dan benar agar kita tidak tertinggal oleh materi pelajaran yang banyaknya segudang?</p>
<p>“Belajar perlu motivasi kuat, carilah selalu motivasi buat belajar, motivasi belajar bisa berubah-ubah, percaya, sama permintaan sungguh-sungguh kita pada Tuhan dan percaya pada kemampuan kita,” kata Iza saat diwawancarai (13/7). Hanif Miftahul Iza, yang akrab disapa Iza, adalah salah satu dari siswa berprestasi di SMAN 8 Yogyakarta. Ia meraih juara 1 di kelasnya sepuluh F. Sudah begitu, ia juga meraih rangking 2 paralel dari angkatannya.</p>
<p>Remaja yang hobinya membaca dan menulis ini ternyata tidak memiliki waktu belajar yang tetap. Namun ia biasa belajar dari pukul 19.00 sampai pukul 21.00. “Tidak membutuhkan cara khusus untuk berprestasi, yang dibutuhkan hanya usaha yang tekun dan berulang-ulang,” begitu katanya. “Doa yang sungguh-sungguh harus dibarengi dengan usaha yang sungguh-sungguh juga”, ujar siswi yang tinggal di Kota Gede ini.</p>
<p>Beda lagi dengan Intan Fitriani, yang menjadi juara kelas dari kelas sepuluh A. Remaja yang gemar mengisi TTS ini, memiliki jadwal belajar yang biasanya antara pukul 19.30 hingga pukul 21.00. Wanita yang akrab dipanggil Intan ini mengatakan, belajar yang efektif itu belajar sesuai tipe belajar masing-masing orang. Misalnya, sambil mendengarkan musik, atau harus tenang, dan lain-lain.</p>
<p>“Hambatannya sering tergoda untuk nonton televisi, main hanphone, dan males,” ujarnya. Tapi, asalkan dengan niat dari diri sendiri, dan dengan sungguh-sungguh, hambatan seperti apapun tidak akan menghalangi kita untuk belajar. Kalau minat belajar dari masyarakat Indonesia saja masih kecil, bagaimana mau membangun negara kepulauan kita yang memiliki luas 1,919,440 km<sup>2  </sup>ini bisa menjadi lebih baik.</p>
<p>Berikut adalah beberapa tips yang dikutip dari Study Tips from Students, www.adprima.com agar belajar kita lebih efisien dan sukses.<br />
1. Hari pertama sekolah, ulang kembali pelajaran yang telah didapat. Setelah itu baca singkat dua halaman materi berikutnya buat cari kerangkanya saja. Begitu pelajaran tersebut diterangkan guru esoknya, Anda sudah punya gambaran atau dasarnya, tinggal menambahkan saja apa yang belum Anda tahu. Jadi begitu pulang sekolah, tinggal mengulang saja untuk mencari kesimpulan atau ringkasan.</p>
<p>2. Usahakan selalu konsentrasi penuh waktu mendengarkan pelajaran yang disampaikan guru atau tutor. Materi yang Anda dengar bakal mudah dipanggil lagi begitu Anda menghapal ulang pelajaran tersebut.</p>
<p>3. Mengetik ulang catatan pelajaran ke dalam komputer. Logikanya, dengan mengetik ulang catatan berarti sama saja dengan membaca ulang pelajaran yang baru saja didapat dari sekolah. Materi yang diulang tadi bisa tersimpan di memori otak buat jangka waktu yang lama. Lebih bagus lagi jika membacanya kembali atau mempelajari catatan tersebut setelah diketik.</p>
<p>4. Cara lain adalah dengan membaca ulang catatan pelajaran kemudian buat kesimpulan dengan kalimat sendiri. Supaya dapat terpatri lama di memori, tulis kesimpulan tadi di secarik kertas kecil seukuran kartu nama. Kartu-kartu tersebut efektif untuk mengulang dan membaca singkat di saat senggang.</p>
<p>5. Selalu menggunakan buku catatan yang berbeda pada setiap mata pelajaran. Cara ini dinilai lebih teratur sehingga pada waktu ingin mengulang suatu pelajaran kita tidak perlu lagi harus membuka semua buku.</p>
<p>6. Mengulang pelajaran tidak selamanya harus dengan membaca atau menulis. Mengajari teman lain tentang materi yang baru diulang bisa membuatmu selalu ingat akan materi tersebut. Bagusnya lagi, Anda menjadi lebih paham akan materi tersebut.</p>
<p>7. Belajar mendadak menjelang tes memang tidak efektif. Paling tidak sebulan sebelum ulangan adalah masa ideal buat mengulang pelajaran. Materi yang banyak bukan masalah. Caranya, selalu buat ringkasan atau kesimpulan pada setiap pelajaran, kalau perlu pakai tabel atau gambar ilustrasi supaya mudah diingat.</p>
<p>8. Pagi hari konsentrasi penuh pada pelajaran di kelas dan siangnya konsentrasi untuk mengulang kembali. Malam hari  gunakan hanya untuk mengerjakan aktivitas ringan atau pekerjaan rumah. Jadi tidak pernah ada kata begadang.</p>
<p>9. Kalau badan lelah, akan susah untuk berkonsentrasi. Disarankan untuk libur dulu dari acara olah raga atau kegiatan fisik lainnya sehari menjelang ulangan umum.</p>
<p>10. Belajar sambil mendengarkan musik memang asyik. Pilih musik yang tenang tapi menggugah. Musik klasik macam Beethoven ataupun Mozart bisa dicoba. Musik tipe ini cocok banget buat menemani kamu selama mengerjakan tugas yang jawabannya sudah pasti, seperti matematika, ilmu alam atau bahasa asing. Dijamin stamina belajar Anda akan selalu berisi dan penuh semangat.</p>
<p>Pada intinya, perlu kesadaran dari diri sendiri dalam belajar. Sadar begitu pentingnya pendidikan bagi kehidupan kita. Banyak kan cara dan langkah untuk kita mencapai prestasi, hanya kita yang memilih jalan mana yang akan kita tempuh. Sadar bahwa kita selama ini belajar di sekolah bertanggung jawab dengan orang tua kita yang menyekolahkan dengan biaya yang tidak murah. “Sekarang biaya pendidikan mahal, seperti buku dan SPP.” kata Intan. Jadi, masih maukah kalian menyia-nyiakan waktu belajar kalian padahal orang tua kita bersusah payah mencari uang untuk sekolah. Kalau Intan dan Iza saja bisa, kenapa kalian tidak?</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/andriseptian.wordpress.com/90/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/andriseptian.wordpress.com/90/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/andriseptian.wordpress.com/90/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/andriseptian.wordpress.com/90/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/andriseptian.wordpress.com/90/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/andriseptian.wordpress.com/90/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/andriseptian.wordpress.com/90/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/andriseptian.wordpress.com/90/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/andriseptian.wordpress.com/90/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/andriseptian.wordpress.com/90/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/andriseptian.wordpress.com/90/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/andriseptian.wordpress.com/90/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/andriseptian.wordpress.com/90/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/andriseptian.wordpress.com/90/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=andriseptian.wordpress.com&#038;blog=9885719&#038;post=90&#038;subd=andriseptian&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://andriseptian.wordpress.com/2011/07/18/belajar-cara-belajar/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/68c1ccc2c05ea7be4dad57b647db6aee?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">andriseptian1</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://andriseptian.files.wordpress.com/2011/07/gb69.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">penghargaan prestasi</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>PANGERAN EMPAT MUSIM</title>
		<link>http://andriseptian.wordpress.com/2011/05/07/pangeran-empat-musim/</link>
		<comments>http://andriseptian.wordpress.com/2011/05/07/pangeran-empat-musim/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 07 May 2011 13:35:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Andri Septian</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://andriseptian.wordpress.com/?p=86</guid>
		<description><![CDATA[Oleh: Andri Septian Cahyadi             28 Mei 1723 X. *teeeeet&#8230;teeeeet&#8230;teeeeeeeet. Bunyi bel sekolah tanda masuk. Semua murid  SMAN 8 Yogyakarta langsung masuk ke kelasnya masing-masing. Sebelum dimulainya KBM, semua warga sekolah menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya. “Eh&#8230;Eh&#8230; Pak Susan dah masuk tuh&#8230;” kata salah seorang murid. Si guru masuk membuka pintu kelas XF yang terletak [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=andriseptian.wordpress.com&#038;blog=9885719&#038;post=86&#038;subd=andriseptian&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p align="right">Oleh:</p>
<p align="right"><span style="color:#3366ff;">Andri Septian Cahyadi</span></p>
<p>            28 Mei 1723 X.</p>
<p>*<span style="color:#ff0000;">teeeeet&#8230;teeeeet&#8230;teeeeeeeet</span>.</p>
<p>Bunyi bel sekolah tanda masuk. Semua murid  SMAN 8 Yogyakarta langsung masuk ke kelasnya masing-masing. Sebelum dimulainya KBM, semua warga sekolah menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya.</p>
<p>“Eh&#8230;Eh&#8230; Pak Susan dah masuk tuh&#8230;” kata salah seorang murid.</p>
<p>Si guru masuk membuka pintu kelas XF yang terletak di dekat lobby sekolah. Murid-murid bergegas menyiapkan diri. Pak Guru itu pun duduk di kursinya.</p>
<p>“Selamat pagi anak-anak. Sebelumnya saya absen dulu yah.” salam hangat dari Pak Susanto guru PKn, yang khas. “Akseyna Ahad Dori&#8230;” sekali lagi dengan nada khas nya beliau. Setelah selesai mengabsen semua siswa yang hadir, beliau langsung memulai kegiatan belajar mengajar.</p>
<p>*<span style="color:#ff0000;">tok-tok-tok</span>&#8230;</p>
<p>Suara pintu diketuk.</p>
<p>“Assalamu&#8217;alaikum&#8230; maaf telat Pak&#8230;” seorang siswa masuk dengan membawa selembar kertas hijau di tangan kanannya. Anak itu bertubuh agak kurus tapi lumayan tinggi. Tampangnya saat itu seperti orang baru bangun tidur. Agak kucel.</p>
<p>“Waaah&#8230; kok telat e Ndri&#8230;” salah seorang siswa sekadar menegur pelan.</p>
<p>Si anak tadi tidak menjawab dan langsung masuk lalu memberikan surat itu pada Pak Susanto, menyalami beliau, lalu duduk di kursinya yang tepat di hadapan meja guru.</p>
<p>“Baiklah&#8230;kita lanjutkan pelajaran kita&#8230; lalu, negara-negara seperti kita ini&#8230;”  Pak Susanto melanjutkan pelajaran. Murid-murid kembali menaruh perhatiannya pada pelajaran Pak Susanto.</p>
<p>“Sssut&#8230; Ndri! Kok telat lagi sih?” kata Akseyna yang kerap dipanggil Ace oleh teman-teman sekelas, menegur si anak yang telat tadi sambil berbisik. Ace teman sebangku anak tadi, bertempat duduk di samping kiri si anak itu.</p>
<p>“Iya neh&#8230; kesiangan mulu. Hoaaahm&#8230; Ngantuk ah.” kata si anak yang telat itu.    “Beuuh&#8230;tidur malem lagi ya. Emang kalau malem kamu belajar apa sih? Apa malah nonton Cinta Cenat Cenut? hehe” kata Ace menyindir.</p>
<p>“Weeee&#8230; aku tu banyak kerjaan ya&#8230;”</p>
<p>“Eeeeh&#8230; ini kok pada ribut sendiri?!” kata Pak Susanto yang menyela pembicaraan mereka. “Sudah sudah&#8230; jangan ribut&#8230; nah, ini ni salah satu penyebab mengapa negara kita tidak kunjung menjadi negara maju, adanya kembang kempiiiiis terus. Karena ada orang ngomong tidak diperhatikan” kata Pak Susanto menyindir.</p>
<p>*<span style="color:#ff0000;">teeet&#8230;.teeeeet&#8230;teeeeeet</span>.</p>
<p>Bel tanda pulang sekolah.</p>
<p>3:(        &#8216;Lho lho? Kok udah bel pulang?&#8217;</p>
<p>0:D      &#8216;Namanya aja cerita. Terserah yang nulis donk, hehe&#8217;</p>
<p>“Eh Andri&#8230; kamu ingat kan? Besok kita mau ke laboratorium kota buat tour sekolah? Jangan lupa bawa almamater, sepatu hitam, seragam OSIS, buku catetan&#8230;” kata Nafa, temen sekelas anak yang telat tadi yang ternyata bernama Andri.</p>
<p>“Iya iya&#8230; inget kok, emang aku sepikun apa sih&#8230;” jawab Andri menyepelekan. Sambil berjalan menyusuri lorong sekolah menuju tempat parkir. Temannya, Nafa, juga mengikutinya sambil berbincang.</p>
<p>“Inget ga pas kamu lupa bawa celana dalam waktu kita renang dulu? Kamu sampe ngambil celana dalam punya orang yang lagi ganti di kamar ganti sebelah mu, eh ternyata tuh orang TNI AU, yang ada kamu digebukin waktu itu sampe 1 minggu ga masuk sekolah kan. Trus inget ga waktu&#8230;”</p>
<p>“Udah udah&#8230; Grrrr&#8230; iya aku tau. Tak inget-inget kok” jawab Andri geram.</p>
<p>“Yo dah, untuk memastikan kamu ga lupa Ndri, aku tak ke kost mu ntar malem, oke?”</p>
<p>“Iya&#8230; Oke.”</p>
<p>Keesokan paginya. Semua murid kelas X bersiap-siap untuk tour mereka ke laboratorium kota. Tampak kesibukan mereka. Ada yang sibuk karena belum bawa almamater, ada pula yang bingung karena belum bawa co-card, juga ada yang bingung karena belum bawa semuanya, pokoknya semua serba sibuk di sana-sini.</p>
<p>“Temen-temen&#8230;dengar ya, nanti kita di sana perkelompok yang sudah dibagi kemarin, tugas yang sudah terlampir juga dikerjakan oke!” kata Holly ketua kelas XF memberitahukan ke semua siswa kelas XF. Pak Aloysius, wali kelas XF lalu datang ke kelas.</p>
<p>“Apa ada yang tidak masuk?” kata beliau mempertanyakan.</p>
<p>“Masuk semua Pak, kecuali&#8230;” kata Laily siswa XF menjawab pertanyaan Pak Aloysius.</p>
<p>“Ooh&#8230; iya&#8230; terimakasih&#8230;sudah siap semua?” tanya Pak Aloysius.</p>
<p>&#8216;Suuudaaaah Paaak&#8230;&#8217; jawab semua siswa.</p>
<p>Pukul 07.30. Semua siswa dan guru pendamping bergegas menuju bus<span id="more-86"></span> yang akan memberangkatkan mereka. Wajah ceria terpancar di semua siswa, kecuali beberapa siswa yang lupa membawa almamater, co-card, dan yang lupa bawa apa-apa.</p>
<p>Pukul 08.15. Sampailah rombongan dari SMAN 8 Yogyakarta di laboratorium kota. Semua segera turun dari bus. Ketua kelas membagikan snack dan minuman yang sudah disiapkan dari sekolah untuk teman-teman sekelasnya. Banyak siswa mempersiapkan segala buku catatan dan peralatan menulis. Ada pula yang mengecek handphone. Ada pula yang foto-foto.</p>
<p>“Baik semua dengar yaa&#8230; kita sekarang telah sampai lah pada saat yang berbahagia, dengan selamat sentausa, mengantarkan siswa SMAN 8 Yogyakarta ke depan pintu gerbang Laboratorium Kota. Maka dari itu, semua diharapkan menyiapkan catatan kalian untuk mencatat beberapa hal-hal penting.” kata Bu Win memimpin tour kami.</p>
<p>Kami pun masuk ke dalam. Di dalam tidak hanya ada peralatan-peralatan laboratorium. Ada perpustakaan, komputer, dan kantin yang menjual berbagai makanan di sana. Tiba-tiba ada beberapa orang mendatangi kami. Mereka adalah guide kami. Kami lalu dibentuk kelompok seperti yang sudah dibagi sebelumnya, lalu masing-masing kelompok dipandu oleh 1 guide. Guide mengajak kami masuk sesuai kelompoknya, lalu menjelaskan alat-alat yang ada di sana, juga berbagai hal di sana. Laboratorium ini sangat luas. Bangunan laboratorium ini peninggalan jaman Belanda, namun dimodifikasi sedemikian rupa hingga terlihat seperti sebuah hotel bintang 5. Tapi tak terlalu mewah.</p>
<p>“Nah, kita sampai di ruang perpustakaan. Di sini kalian boleh membaca semua buku semau kalian. Ada buku pelajaran biasa, umum, teknologi, eksperimen-eksperimen, dan lain sebagainya.” kata Pak Johnan Elric, guide kami. Ia mirip orang Belanda parasnya, namun fasih berbahasa Indonesia.”Tapi, kalian dilarang untuk memasuki ruangan yang itu. Dan aku tidak berharap kalian untuk bertanya mengapa.” kata Pak Johnan yang siswa biasa memanggilnya Pak John, menunjuk ke sebuah ruangan seperti kamar yang disegel oleh papan-papan yang dipaku pada pintunya. Di sekeliling pintu yang tertutup itu pun diberi pembatas seperti pembatas yang ada di keraton-keraton. Sakral.</p>
<p>“Murid-murid, mari lanjut ke ruang berikutnya.” ajak Pak John. Siswa-siswa mengikutinya ke ruangan berikutnya.</p>
<p>“Eh Ndri, kamu penasaran ga sama ruangan itu?” kata Ace kepada Andri.</p>
<p>“Heee? Ruangan apa?” kata Andri.</p>
<p>“Itu tuh yang tadi dibilang Pak John. Jangan bilang kalo tadi kamu ga memperhatikan?”</p>
<p>“Iya aku tahu kok. Emang kenapa? Ga penting kan. Yang penting itu tugas kita membuat laporan tertulis yang nanti langsung dikumpulkan. Kontan!”</p>
<p>“Yaah&#8230; ga seru kamu tu.” kata Ace cemberut.</p>
<p>Setelah tour selesai, semua siswa dikumpulkan di aula laboratorium. Semua duduk di kursi yang disediakan. Aula ini unik. Unik karena mirip aula yang ada di SMAN 8. Sampai-sampai murid-murid banyak yang ribut sana-sini tentang tampilan ruangan ini. Ada pula yang masih mempeributkan karena lupa bawa almamater, co-card, dan yang lupa bawa semuanya. Yang pasti mereka akan mendapat ganjaran dari guru pembimbing.</p>
<p>“Baik anak-anak siswa SMAN 8 Yogyakarta yang kami sayangi. Alhamdulillah kita telah menginjak acara kita yang terakhir. Terimakasih kedatangan kalian semua yang bersedia pula memajukan dunia pendidikan&#8230;” belum selesai Pak John yang memimpin acara penutupan selesai bicara. Tiba-tiba ada suara ledakan dan suara sirine kebakaran.</p>
<p>*<span style="color:#ff0000;">Kriiiiiiiiiiririririririiiiing</span>&#8230;</p>
<p>Suara panjang sirine. Dibarengi suara ledakan-ledakan besar. Semua siswa panik. Situasi <em>chaos</em>. Guru-guru menenangkan, namun tidak cukup menenangkan seisi ruangan yang ribut karena suara ledakan dan sirine.</p>
<p>“ANAK-ANAK&#8230;SEMUA TENANG&#8230;INI CUMA KECELAKAAN&#8230; KITA AKAN BAIK-BAIK SAJA.” kata Bu Win menenangkan murid-murid dengan microphone sambil berteriak. “SEMUA KELUAR LEWAT PINTU DARURAT YANG ADA DI SAMPING KIRI!” perintah Bu Win.</p>
<p>“ANDRI!! Woy! Kamu mau kemana??! <em>Dangerous</em> gini malah mau ke ruang laboratorium!” kata Nafa dengan berteriak pula.</p>
<p>“Aku ada yang ketinggalan di perpustakaan, kalian duluan aja.” Andri bicara pada teman-teman kelompok nya yang terdiri dari Ace, Nafa, Rahma, dan Arief. Ia langsung lari masuk ke ruang laboratorium untuk mengambil barang yang tertinggal di perpustakaan.</p>
<p>“Udah yo&#8230; kita duluan aja, Andri pasti nyusul kok.” kata Arief meyakinkan teman-temannya.</p>
<p>“EH KALIAN DI SANA! CEPAT KELUAR!” perintah Bu Win dengan agak bernada marah, mungkin karena terlalu khawatir pada murid-muridnya.</p>
<p>“Rahma, Arief, Ace, kalian duluan aja. Aku nyusul Andri, dia bahaya kalau sendirian.” kata Nafa ke teman-teman nya.</p>
<p>“Jangan! Kita kan satu kelompok. Kita ke sini bareng, pulang juga bareng.” kata Ace.</p>
<p>“Yaudah terserah. Aku keluar aja. Gila apa mau ke sana.” kata Arief.</p>
<p>“Arief! Masa kamu tega ninggal temen kamu! Aku juga ikut Ce!” kata Rahma yakin.</p>
<p>“Oke ayo buruan sebelum ketahuan Bu Win. Mumpung masih rame, kita bisa ga ketahuan.” kata Nafa.</p>
<p>“Oke. Ayo Rief!!” kata Ace agak memerintah. Rahma dan Nafa juga dirinya langsung lari untuk mengejar Andri.</p>
<p>“Duuh&#8230; gila bener nih kelompok kita. Kelompok sampai mati mungkin.” kata Arief berlari mengikuti mereka.</p>
<p>Andri yang sudah sampai di ruang perpustakaan, mulai mencari barang nya yang tertinggal. Ia cari di bawah rak, di atas meja, dan&#8230;.</p>
<p>“Ah itu dia. Ternyata jatuh buku catetanku. Tanpa itu aku ga bakal dapat nilai.” kata Andri bergumam sendiri. Ia bangkit dari jongkok di bawah meja. Lalu menuju ke barang yang dicarinya yang ternyata jatuh di dekat pembatas ruang rahasia. Tiba-tiba.</p>
<p>*<span style="color:#ff0000;">BEDEBUUUUM</span>&#8230;</p>
<p>Ruangan itu meledak. Ledakan berasal dari laboratorium timur. Karena ledakan besar itu, Andri terjatuh. Rak-rak buku bertumbangan. Kaca-kaca pecah. Debu-debu berterbangan. Tubuh Andri terhimpit diantara rak-rak buku, ia tidak bisa keluar.</p>
<p>“ANDRI!!!” tiba-tiba Nafa datang dari pintu ruang laboratorium barat diikuti Rahma, Ace, dan Arief.</p>
<p>“Ya ampun&#8230; Ayo ditolongin eh.” kata Rahma agak takut. Nafa, Ace dan Arief lalu mengangkat rak buku yang besar dan terlihat berat yang menimpa Andri. Dengan usaha, mereka akhirnya sanggup mengangkat rak itu.</p>
<p>“Wah&#8230; Makasih teman-teman. Untuk semenit tadi aku mengira kalian akan meninggalkan aku. Dan untuk 5 detik tadi, aku mengira aku yang akan meninggalkan dunia ini untuk selamanya.</p>
<p>“UDAH&#8230; KITA BURUAN KELUAR&#8230; KAMU DAH KETEMU BARANG YANG KAMU CARI BELUM?!” kata Nafa yang agak kesal dan berteriak.</p>
<p>“Lho? Mana tadi ya? Buku catetan ku?” kata Andri dengan suara mendesah karena nafas nya memburu. Badannya penuh keringat karena pengap di sana.</p>
<p>“Catetan? Itu bukan?” Ace menunjuk ke dalam sebuah ruangan.</p>
<p>“Oh iya itu. Lho? Bukannya tadi ruangan itu masih ketutup? Udahlah, tak ambil aja.” kata Andri agak bingung.</p>
<p>“EEEH&#8230; ANDRI! Itu ruangan rahasia yang tadi kan? Akibat ledakan besar tadi menyebabkan pintu nya rusak dan kebuka. Tapi yang lebih penting, ruangan itu kan ga boleh dimasuki!” kata Rahma. Namun, tiba-tiba&#8230;</p>
<p>*<span style="color:#ff0000;">BEDEBUUUMMM</span>&#8230;. <span style="color:#ff0000;">GRURRKGRUUGK</span>.</p>
<p>Ledakan yang lebih besar meluluh-lantakkan ruangan itu. Ruangan itu berdebu seketika. Namun mereka berlima tidak ada yang cedera.</p>
<p>“Kalian ga pa pa?” kata Nafa yang menunduk karena suara ledakan tadi.</p>
<p>“Enggak, aku ga pa pa.” kata Rahma.</p>
<p>“I&#8217;am O.k.” kata Arief.</p>
<p>“Uhuk..uhuk&#8230; ya&#8230; masih idup.” kata Ace.</p>
<p>“Lho? Andri??” Nafa kebingungan. Mereka lalu melihat sosok bayangan memasuki ruangan rahasia itu. Ternyata Andri. Mereka tanpa pikir panjang langsung berlari menuju Andri. Dan mereka semua masuk ke ruangan rahasia itu. Ruangan yang akan mengubah mimpi menjadi kenyataan. Dan mengubah takdir mereka.</p>
<p>“Hoooi Ndri&#8230;kamu dimana??” kata Nafa berseru memanggil Andri. Situasi di dalam ruangan rahasia itu sangat gelap dan pengap. “Semuanya, kita berpegangan tangan saja supaya tidak berpisah.”</p>
<p>Mereka pun berpegangan tangan. Lalu setelah berjalan cukup lama, mereka menemukan seberkas cahaya. Cahaya itu masuk melalui sela-sela dinding triplek yang bolong di ruangan itu.. Disekitar dinding itu banyak tumpukan kursi dan barang-barang bekas terbuat dari kayu dan besi.</p>
<p>“Aku akan lihat apa yang ada di sana.” kata Ace. Ia maju duluan. Lalu mengintip ke dalam sumber cahaya itu. “Hei Naf, tempat apa itu?” tanya Ace bingung.</p>
<p>“Mana?” Nafa juga ingin ikutan melihat.</p>
<p>“Ehh&#8230;panas banget di sini&#8230; kita bisa balik lagi ga ya?” tanya Arief sambil mengipas-kipaskan tangannya.</p>
<p>“Hei kalian!!!” dari kejauhan terdengar suara. Langkah kaki nya semakin dekat. Ternyata itu Andri.</p>
<p>“Andri?” kata Rahma penasaran.</p>
<p>“Ehehe&#8230; buku ku dah ketemu, sekarang dah lega.” kata Andri dengan santainya.</p>
<p>“HEI KALIAN&#8230;coba lihat ini!” kata Ace.</p>
<p>“Ha? Ada apa?” kata Andri kebingungan.</p>
<p>“Ce, kita bongkar saja tumpukan kursi ini. Dan kita lihat apa yang ada di sana!” kata Nafa.</p>
<p>Tanpa bicara, Ace dan Nafa langsung mengesampingkan kursi-kursi dan barang-barang lainnya. Lalu Andri, Arief, dan Rahma ikut membantu. Tiba-tiba, bau khas rumput dan bunga-bungaan menyebar di ruangan. Melati dan Lily. Baunya sangat eksotis.</p>
<p>“Wah, jadi wangi.” kata Nafa.</p>
<p>“Kamu kentut ya Naf?” kata Andri bercanda.</p>
<p>“Kentut kok wangi, ga mungkin lah.” kata Ace.</p>
<p>Mereka ber-lima lalu berpikir bagaimana cara untuk keluar dari ruangan itu. Tanpa perintah, Andri langsung memukulkan kursi bekas ke dinding triplek yang ada cahaya nya itu.</p>
<p>“Hei Ndri&#8230; jangan merusak bangunan milik pemerintah, kamu akan dikenai pasal-pasal tentang pengerusakan properti dan benda-benda bersejarah.” kata Ace berpidato. Tapi Andri tidak mendengarkan, ia terus merusakkan dinding triplek itu. Sampai banyak cahaya keluar dari dinding itu.</p>
<p>*<span style="color:#ff0000;">PAATS</span></p>
<p>Cahaya terang benderang menyinari mereka semua. Mata sulit beradaptasi dengan lingkungan bercahaya setelah berada lama di tempat gelap. Dan setelah mereka dapat mengkondisikan mata mereka, mereka dapat melihat sebuah padang rumput luas dihiasi berbagai macam bunga dan pohon. Tetapi lebih mirip sebuah savana. Juga ada burung-burung dan hewan mamalia lain seperti kijang yang sedang makan rumput.</p>
<p>“Wuaaaw&#8230; kita di mana nih?” kata Rahma.</p>
<p>“Yang pasti bukan di laboratorium kota kan?” kata Ace menimpali.</p>
<p>Tiba-tiba datang sesuatu ke arah mereka, sosok itu terbang ke atas kepala mereka.</p>
<p>“YA. KALIAN BENAR. INI BUKAN DI LABORATORIUM KOTA.” sosok itu bicara. Ia menggunakan kaca mata, dan dia memiliki sayap di belakang punggungnya. Kulit nya berwarna ungu. Ia memakai pakaian layaknya penerbang era tahun 80-an. Ia bertubuh seperti manusia, tetapi lebih mirip hewan lalat yang diperbesar.</p>
<p>“Selamat datang di negeri kami.” sapa makhluk itu.</p>
<p>“<em>SSS&#8230;SSIAPA KAMU</em>??!” kata Ace ketakutan. Teman-teman yang lain juga ketakutan dan gemetaran melihat sosok yang asing bagi mereka.</p>
<p>“Namaku Vivaldi. Antonio Vivaldi. Kalian pasti kaget melihat wujudku yang aneh ini. Aku dikutuk oleh negeri ini. Negeri ini bernama, Negeri Empat Musim. Negeri yang makmur, dan uniknya, di tiap daerah, utara, selatan, timur, barat, memiliki musim yang berbeda.” kata makhluk itu menjelaskan dengan wibawa. “Utara, di sini tempat kita berpijak, bermusim semi. Tempat ini bernama &#8216;La Primavera&#8217;. Bagian selatan, bermusim Gugur, tempat itu bernama &#8216;L&#8217;autunno&#8217;. Kemudian bagian timur bernama &#8216;L&#8217;estate&#8217;, dan bermusim panas. Yang terakhir bagian barat, bernama &#8216;L&#8217;inverno&#8217;, daerah ini bermusim dingin.”</p>
<p>“Kami cuma ingin kembali ke dunia kami.” kata Rahma. “<em>Please monseur</em>.”</p>
<p>“Cepat beritahu kami jalan keluar dari tempat aneh ini.” kata Arief. Ia menyebut aneh karena ia takut tak bisa kembali ke tempat asal mereka. Padahal dunia Empat Musim ini sangat indah, ditumbuhi berbagai macam tumbuhan rindang nan cantik.</p>
<p>“Oke&#8230;Oke&#8230; Kalian ingin kembali ke dunia asal kalian bukan. Jalan satu-satu nya adalah melewati lubang hitam yang menjadi poros dunia ini. Lubang hitam ini akan mengantar kalian ke dimensi tempat asal kalian. Dan lubang hitam ini berada di wilayah barat, L&#8217;inverno. Dari daerah ini, yaitu La Primavera, kalian ke selatan terus hingga menemukan perempatan dunia. Perempatan ini berupa jembatan dari kayu, yang merupakan perempatan terbesar di jagad ini. Kalian akan kupandu ke sana.” kata Vivaldi, makhluk yang aneh itu.</p>
<p>“Oke&#8230;eeh&#8230; nama mu Vivaldi kan? Senang bertemu dengan mu. Aku Andri, dan ini Nafa..Ace..Rahma..dan Arief. <em>Bonjour</em>.” kata Andri mengucapkan salam.</p>
<p>“Baiklah Andri. Perjalanan kita menghabiskan banyak waktu, bersiaplah kalian.” kata Vivaldi. Lalu berjalanlah mereka ber-enam. Menyusuri padang gandum yang berwarna keemasan. Andri dan teman-temannya terkesima. Dan Vivaldi hanya tersenyum kecil. Mereka melalui pohon-pohon raksasa yang daunnya berwarna merah muda dan berbentuk hati. Seperti bunga sakura. Identik. Tapi tak sama. Tingginya 100 kaki. Dan sangat besar. Lebih besar dari sebuah rumah minimalis.</p>
<p>“Akhirnya&#8230;kita sampai di jembatan ini. Tepatnya perempatan dunia Empat Musim.” kata Vivaldi.</p>
<p>“Capek nih. Dah dua jam jalan terus. Kok kamu ga gendong kita aja trus terbang, wuuush gitu.” kata Nafa kelelahan dan nafas nya menggebu-gebu.</p>
<p>“Hahahaha. Itu tidak mungkin kawanku. Baiklah mari tuan-tuan.” kata Vivaldi mempersilahkan.</p>
<p>&#8216;Ehhem&#8230;&#8217; Rahma berdehem. Menyindir.</p>
<p>“Dan nyonya.” kata Vivaldi mengoreksi.</p>
<p>Mereka lanjut berjalan melewati perempatan itu. Lalu berbelok ke kanan menuju arah Barat. Setelah melewati ujung jembatan, cuaca di sekitar mereka seketika berubah menjadi dingin. Mereka telah sampai di L’inverno.</p>
<p>“Baik lah, sampailah kita di tempat tujuan kita. Lubang hitam itu ada di atas gunung es itu.” Kata Vivaldi menunjuk ke atas sebuah gunung es tinggi yang ada di depan mereka. “Iceberg, gunung itu sangat dingin.”</p>
<p>“Brrrr…di sini aja dah dingin, gimana kita ke atas sana?” kata Arief menggigil.</p>
<p>“Ayo semangat teman-teman!” kata Andri.</p>
<p>Mereka lalu berjalan menyusuri jalan bersalju nan dingin. Salju terus turun seperti badai. Akhirnya mereka sampai di depan sebuah gua dimana lubang hitam ada di dalamnya. Mereka pun masuk cepat-cepat ke dalam.</p>
<p>“Aku kedinginaaaaan…” Rahma menggigil.</p>
<p>“Itu, di depan kalian itulah lubang hitam yang akan mengantar kalian pulang.” Vivaldi menunjuk ke arah sebuah lubang kecil gelap tepat di depan mereka ber-enam.</p>
<p>“Terima kasih atas pertemuan singkat ini Antoni.” Andri berterima kasih dengan menyebut nama belakang Vivaldi.</p>
<p>“Oh ya, kamu pernah bilang kalau kamu makhluk yang dikutuk kan? Apa yang membuatmu dikutuk?” kata Ace bertanya.</p>
<p>“Cinta.” kata Vivaldi. “Aku dulu adalah pegawai di Laboratorium Kota, aku pernah mencintai seorang gadis bernama Diena. Tapi, seorang pegawai lain juga jatuh cinta kepadanya, dan dia teman baikku. John. Johnan Elric. Dia benci pada ku yang hanya seorang anak petani. Dia membuat ramuan yang entah apa isinya dan memberikannya kepadaku dalam bentuk minuman saat pesta gajian pertamaku. Jam 12 malam, tubuhku terasa tidak enak.”</p>
<p>“Kamu migren ya?” Arief memotong penjelasannya.</p>
<p>“Bukan… dihamilin kali.” kata Andri.</p>
<p>“Udah…dengerin dulu orang curcol.” ucap Rahma.</p>
<p>“Tiba-tiba dalam beberapa menit, kulit di tubuhku berubah menjadi ungu. Wajahku menjadi buruk rupa.” Vivaldi melanjutkan ceritanya. ”Aku malu melihat wajahku. Aku pun mencari tempat untuk bersembunyi selamanya. Lalu kutemukan ruangan di perpustakaan yang digunakan sebagai gudang. Kemudian aku bersembunyi di dalamnya. Selamanya” kata Vivaldi dengan bernada sedih.</p>
<p>“Betewe, dah berapa menit ni orang ngomong yak.” celetuk Nafa. “Auuuch!” kaki Nafa tiba-tiba diinjak Rahma.</p>
<p>“Ini sudah waktu kalian. Masuklah. Sampaikan salamku pada Diena. Juga John sahabatku. Aku sudah relakan dia padanya. Aku bahagia di sini.”</p>
<p>Mereka pun <em>dadah babay</em> kepada Vivaldi. Masuk ke lubang hitam yang tak diketahui isinya. Melewati dimensi yang berputar-putar. Hanya hitam. Teriakan pun tak menghasilkan suara sedikit pun.</p>
<p>*<span style="color:#ff0000;">BRUGGH</span></p>
<p>Debu berterbangan di sebuah ruangan yang gelap. Lantai yang sedikit berminyak dapat dirasakan ke-lima siswa SMA yang telah melewati hari-hari nya yang panjang. Akhirnya Andri, Ace, Nafa, Rahma, dan Arief dapat kembali ke dunia mereka. Mereka sangat lelah namun takjub akan apa yang telah mereka lalui.</p>
<p>Mereka lalu menceritakan kejadian yang telah mereka alami kepada Pak John. Pak John tentu saja terkejut atas apa yang mereka ceritakan. Ia merasa bingung namun merasa berdosa dan langsung menangis di tempat. Juga satu fakta mengejutkan adalah, Diena, wanita yang diidamkan Vivaldi telah menjadi istri Pak John sejak Vivaldi meninggalkan kehidupannya. Kemungkinan juga, saat itu Diena pun menyimpan rasa pada Vivaldi, namun karena ia tak kunjung muncul, ia terpaksa menikah dengan Pak John, sahabat Vivaldi sendiri.</p>
<p>Setelah semua kejadian itu, ke-lima siswa itu pun kembali ke sekolah mereka dengan menyimpan banyak sekali pengalaman menakjubkan yang walau singkat, namun tak terlupakan. Pengalaman drama cinta yang lebih beku dari es. Yang lebih panas dari musim panas. Yang sepi dan sayup seperti musim gugur. Namun akan tumbuh kembali cinta yang sempurna saat musim semi. Peralihan dari dingin ke panas. Membentuk cinta yang lebih baik dari yang sebelumnya.</p>
<p><span style="color:#3366ff;"><strong>L&#8217;inverno</strong></span></p>
<div>
<p>Menggigil, kebekuan yang menggigit menyeruak di antara lapisan salju, angin yang<br />
menusuk, berhembus kian kemari memaku kaki dingin seorang manusia,<br />
gigi-gigi bergemeletuk di tengah kebekuan yang semakin terasa.</p>
</div>
<div>
<p>Beristirahat dengan nyaman di samping perapian, sementara di luar insan lain<br />
basah kuyup di bawah guyuran hujan.</p>
</div>
<div>
<p>Kami menyusuri setapak berlapis es dengan perlahan dan hati-hati, takut tergelincir<br />
dan jatuh.<br />
Lalu berbalik mendadak, terpeleset, jatuh, dan bangkit, mempercepat langkah<br />
menyeberangi lapisan es, khawatir kalau-kalau es terbelah.<br />
Terasa angin utara yang dingin berhembus ke dalam rumah lewat pintu-pintu yang<br />
tak dikunci dan digerendel &#8230;<br />
inilah musim dingin yang membawa keceriaannya tersendiri.</p>
<p style="text-align:center;">END.</p>
</div>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/andriseptian.wordpress.com/86/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/andriseptian.wordpress.com/86/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/andriseptian.wordpress.com/86/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/andriseptian.wordpress.com/86/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/andriseptian.wordpress.com/86/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/andriseptian.wordpress.com/86/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/andriseptian.wordpress.com/86/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/andriseptian.wordpress.com/86/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/andriseptian.wordpress.com/86/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/andriseptian.wordpress.com/86/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/andriseptian.wordpress.com/86/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/andriseptian.wordpress.com/86/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/andriseptian.wordpress.com/86/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/andriseptian.wordpress.com/86/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=andriseptian.wordpress.com&#038;blog=9885719&#038;post=86&#038;subd=andriseptian&#038;ref=&#038;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://andriseptian.wordpress.com/2011/05/07/pangeran-empat-musim/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/68c1ccc2c05ea7be4dad57b647db6aee?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">andriseptian1</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
