RSS

PLATINUM LBB, EIGHTFEST!!!

Minggu, 29 Januari 2012 lalu SMA ku tercinta, SMAN 8 Yogyakarta mengadakan lomba LBB antar SMA se-Kota Yogyakarta lho. Acaranya dah mulai dari jam 7 dengan upacara lebih dulu. Kalau panitianya jam 6 dah harus di Balai Kota (tempat acara berlangsung). Upacaranya keren banget. Pengibaran oleh pasukan 8 dan Gaparci 2011. Setelah pengibaran ada deville, yaitu formasi pakci dari Gaparci 2011 yang pokoknya keren banget mereka. Hasil latihan selama berbulan itu membuahkan hasil yang setara dengan perjuangan mereka karena perform mereka luar biasa. :)

Oh ya, setelah upacara selesai, panitia bersiap sesuai jobdesc masing-masing. Riweuh deh pokoknya. Kebetulan saja aku dapat jobdesc sebagai pengamat peleton. Tugasnya? Yaitu mengamati peleton dari pos 1 sampai pos 3. Nah, kalau peleton itu melakukan pergantian pemain/ pergantian anggota di dalam peleton, akan aku catat dan pointnya ternyata berkurang. Sebenarnya hal ini sudah diberitahukan sebelumnya saat Technical Meeting, tapi masih ada beberapa peleton yang melanggar. Yang tidak diperbolehkan yaitu melakukan pergantian pemain saat dari pos 2 ke pos 3. Selain itu boleh.

Banyak juga problema di event besar eksteren pertama kita ini. Miskomunikasi, kurang koordinasi, acara molor, dan banyak lagi mungkin. Tapi di sisi lain kepahitan dan lelah kita, ada sesi kita seneng-seneng. Yaitu saat FLASHMOB. Mungkin gak banyak yang tahu ya, apa itu Flashmob. Coba cek di Youtube.com deh. Disesi ini kita nyanyi, nge-dance, dan seneng bareng. Yah, melepas lelah pikiran sedikit sih. Setelah itu kita kembali bekerja.

Penutupan

Penutupannya juga diakhiri dengan Flashmob. Sekitar pukul 16.30 an acaranya ditutup. Tapi aku baru pulang ke kost pukul 18.40 an, karena harus bersih-bersih lingkungan Balai Kota juga. Hari itu sangat lelah tapi juga menyenangkan. Banyak pelajaran yang aku dapat dari event ini. Terutama saran, kritik, dan evaluasi dari Alumni kita yang saat itu juga berperan sebagai juri. Yah, gak perlu aku bahas apa aja yang jadi evaluasi untuk kepanitiaan kita, yang jelas kita harus saling komunikasi, koordinasi, dan kompak. Juga harus disiplin dan jangan mengeluh. PAKCI JAYA!!!

 
Leave a comment

Posted by on January 30, 2012 in Uncategorized

 

Tags: , , , ,

AFS, I’m going abroad

Oke… jadi cuma mau cerita pengalaman dulu waktu pertama kali ikut seleksi pertukaran pelajar ke luar negeri, yaitu AFS. Nah, cerita kali ini aku tulis karena adekku sih yang minta bikinin cerita pengalaman yang pernah aku alami untuk tugasnya. Tapi gak apalah, sekalian ingat kejadian rada oon itu, hehe.

Jadi ini bermula pada hari Minggu kalau tidak salah (aku lupa tanggalnya berapa), tes dimulai pukul 07.30. Flashback, pukul 06.00 aku dan kakak sepupu ku Bang Dedeng, sarapan di kostku sambil baca-baca koran dengan santainya. Lalu ada sms masuk ke hape ku…. *TUNGTING

Dari: Riza Pahlevi

Aku lupa isinya seperti apa tapi yang jelas dia bilang mau berangkat jam berapa, dan udah tahu tempatnya belum, gitu.

Dengan lugu pun aku balik bertanya.

“Lho? Berangkat kemana?”

“AFS Ndri, di UMY. Hari ini tho?”

*jegleeer…. aku lupa kalau seleksi nya hari ini. Bergegaslah aku dan Bang Dedeng bersiap berangkat saat itu juga. Entah apa saja barang yang aku bawa saat itu, tapi yang kupastikan untuk membawa kartu ujiannya dan alat-alat tulis.

Pukul 06.30

Ban motorku tiba-tiba bocor. (waw, hari yang benar-benar beruntung buatku) Kira-kira 1 km lagi menuju tambal ban aku dan Bang Dedeng dorong motor Supra Honda ku itu. Sampailah di tempat tambal ban di Jalan Kusumanegara dekat dengan shelter Trans Jogja. Karena aku takut terlambat, akhirnya aku putuskan untuk naik TJ dan motorku aku serahkan ke kakak sepupuku.

Pukul 07.05

Bus tak kunjung tiba, tampaknya kedatangan bus mundur dari jadwal yang seharusnya. Saat aku menunggu bus yang tak pasti, motorku sudah selesai ditambal, tapi aku berniat tetap naik bus karena sudah terlanjur membayar, dan kakak sepupuku yang membawa motorku pulang.

Beberapa menit berlalu, bus pun datang. Bus ini mengantarkan ku tidak langsung ke tujuan, namun harus transit ke shelter dekat Taman Pintar Yogyakarta.

*TIK-TUK-TIK-TUK. Aku pun was-was. Tidak belajar apa-apa untuk seleksi yang akan aku tempuh karena lupa kalau hari ini seleksinya. Sambil menunggu bus berikutnya datang, aku sempatkan membaca koran (karena tes AFS berkisar pengetahuan umum) dan browsing di Mbah Google pengalaman-pengalaman peserta AFS saat menjalani seleksi pertamanya. Dari banyak artikel yang aku baca, aku dapatkan pokok dari seleksi itu, yaitu jujur, apa adanya, dan kreatif.

Bus pun datang ke shelter Taman Pintar (kira-kira pukul 08.00). Melanjutkan ke shelter UMY depan SMAN 1 Yogyakarta.

UPS… Dan inilah kesotoyanku selanjutnya. JENJEEENG!!! Aku tiba di UMY yang ada di seberang SMAN 1 Yoygakarta. Sejauh mata memandang, bangunan kira-kira 8 lantai itu terlihat begitu sepi. Tidak ada parkiran motor panjang seperti yang aku bayangkan.

Pukul 08.20

Aku masuki gedung itu. Naik lantai 2….tak ada orang. Lantai 3….sepi…. Lantai empat….*miaw…. Oh cuma kucing. Dan sampai lantai 5 sepertinya, aku temukan bapak tukang yang sedang mengecat tembok sebuah ruangan. Lalu aku tanya ke beliau.

“Pak, tes AFS nya sebelah mana ya?”

“AFS apa Mas?”

“Itu, pertukaran pelajar. Bukannya di UMY sini ya?”

“Apa itu UMY yang di jalan Ring Road sana? Sepertinya bukan di sini Mas.”

‘Are you serious?’ Aku berkata dalam hati. Aku gondok 5 centi. Ngopo aku adoh-adoh tekan keneeee….

Dan, berlarilah aku keluar gedung itu. Tengok kiri kanan. Kembali ke shelter TJ sebelumnya. Aku tanyakan apa ada shelter yang dekat dengan UMY Ring Road. Tapi ternyata tak ada. Satu-satunya cara adalah naik bus kota ke arah sana.

Berlarilah aku ke perempatan menunggu bus kota. Dalam hati aku minta agar supir bus nantinya bisa ngebut sampai 100 km/jam agar aku sampai ke sana dengan cepat, tapi itu hanya di angan ku saja.

Pukul 08.45

Bus Kota berangkat dari perempatan. Aku duduk di bangku penumpang paling belakang. Menunggu dengan peluh bercucuran. Juga ngos-ngosan. Kusempatkan sms temanku yaitu Nafa, agar mendoakan seleksinya berjalan lancar.

Bus yang kutumpangi tidak dapat mengantar tepat ke UMY karena beda jurusan. Aku diharuskan berjalan kaki (lebih tepatnya berlari karena aku sudah telat 1 jam) ke tempat tujuanku. Jaraknya sekitar 1 km. Lumayan jauh bukan. Aku berlari di tepian jalan Ring Road dengan sedu-sedan.

Beberapa menit dan akhirnya aku sampai ke depan jalan masuk menuju UMY. Aku tanya ke satpam, dimana tempat seleksi AFS dilaksanakan. Dan aku tuju tempat yang diarahkan satpam itu. Masuk ke gedung samping Masjid UMY. Bertanya sana-sini dengan keringatan dan was-was karena sudah telat 1 jam 30 menit. Aku diantar masuk ruang kelas dengan pengawas yang aku temui di perjalanan nyasar menuju ruanganku.

*GUBRAK (ya suara pintu nya memang tak selebe itu sih)

Aku masuk ruangan ku dengan keringat disekujur tubuhku. Baju hem biru motif kotak-kotakku pun ikut basah karena keringatku. Banyak pasang mata tertuju padaku yang baru masuk ke kelas yang sebelumnya hening itu. Entah dipikiran mereka mungkin berkata,

“Ni anak niat seleksi kagak ya?” atau “Gue tahu anjing yang di depan tadi emang galak, lari sampai Monjali ya ni anak?” atau pikiran lainnya. Hanya sekitar 5 detik peserta lain melihat ke arahku, lalu kembali menundukkan kepala mereka mengerjakan lembar ujian seleksi.

Aku ambil kursi tempat dudukku. Dan mulai mengerjakan soal-soal yang ada. Beruntunglah, beberapa saat aku duduk di kursiku, pengawas ujian memberikanku beberapa helai tissue untukku. Hanya dengan sekali lihat orang tahu kalau keringatku ini mengalir tak henti-hentinya dan butuh dihentikan pendarahannya (maksudku menghentikan keringat keluar dari pori-pori kulitku). Napasku masih memburu. Beberapa menit baru aku bisa konsentrasi mengerjakan.

Hanya tersisa 45 menitan ujian itu. Soal-soalnya pun tidak mudah untuk dikerjakan. Kebanyakan pengetahuan umum dan beberapa perhitungan matematis dan studi kasus. Tapi aku senang walau soal-soal ini sulit, karena memberikanku semangat baru bahwa masih banyak yang belum aku ketahui di kehidupan ini.

Waktu pun habis. Kita break istirahat dan diberikan makanan berupa nasi kotak. Dan disela-sela istirahat aku ceritakan kebeberapa temanku alasan kenapa aku telat. Seleksi selanjutnya yaitu menulis essai dan tes bahasa inggris. Aku kira sudah cukup aku ceritakan semua pengalaman pada tes seleksi AFS Tahap Pertama yang cukup gila ini. Beberapa minggu setelahnya diumumkan di Blog kalau aku lolos Tahap Pertama menuju Tahap Kedua. Walaupun pada akhirnya gak lolos sih di Tahap Kedua, tapi semua pengalaman ini bisa dijadikan pelajaran berharga, bahwa kalau sesuatu harus dikerjakan dengan tahu konsepnya dan seluk-beluknya, jangan sampai tersesat karena tidak tahu bagaimana nanti jadinya.

Sekian kisah ku kali ini, semoga bisa jadi pelajaran juga untuk kita semua, hohoho. :D

 
3 Comments

Posted by on January 25, 2012 in Uncategorized

 

Tags: , , ,

What Today is What I say

Apa saja yang terjadi hari ini diantaranya adalah, ulangan Pak Aloysius. Mumetnya gile dah. Udah gitu suasananya bikin ngantuk puoll. Yah. Yang katanya beliau gak ada unsur sastranya terbukti di soalnya ada puisi dan majas-majas, yang dengan jujur saya katakan aku gak begitu ngeh dengan sastra. Sekelumit itu pun tak lepas dari matinya AC di kelas yang menyebabkan kelas kita seperti kelas kandang babi panggang. Udah sumpek, bau, gerah minta ampun, gak kondusif lah pokoknya. Bukannya aku orang yang pro dengan AC, justru sebaliknya. Kurang srek aja sih dengan pengadaan AC, masih lebih setuju kalau kelasnya dipasang kipas angin. Tapi memang dasarnya manusia itu tidak mudah puas, apa-apa pasti dikeluhkan. Namanya juga ‘manusia’. (emang aku apa?)

Beruntungnya kita pulang lumayan awal hari ini. Bel pulang gak langsung out of the place where we ngendon(baca: sekolah), tapi langsung ke perpustakaan untuk belajar matematika. Bukan belagak sok pintar, justru mau belajar sunguh-sungguh di perpustakaan, karena gak bisa-bisa memahami tuh pelajaran berhitung. Oke skip, sepulang sekolah langsung ke Kantor Bernas Jogja yang sebagai basecamp KOKITALIS (Komunitas Kita Cinta Menulis), untuk rapat progres pembuatan buku Walikota Yogyakarta, Herry Zudianto.

Berbagai polemik pun terjadi, mulai dari perut yang tidak bisa kompromi karena sudah di calling-calling dari siang, akhirnya numpang pup dah di toilet Bernas sesampainya di sana. Sholat ashar lalu kita berkumpul di ruang pertemuan Bernas. Ruangan yang cukup besar dengan susunan kursi dan meja segiempat. Yah hitungannya itu meja bundar deh.

Di situ kami berkutat dengan apa yang telah kami kerjakan seminggu lalu untuk penulisan buku ini. Wajahku dah pahit duluan, kenapa tidak, aku baru nggarap tulisan 1 halaman, padahal minimalnya 5 halaman. Yah, akhirnya deadline diundur hingga besok Senin malam. Mbak Uni, Rezta, Fasya, Smith, dan Ellena. Kami ber-banyak orang ini berdiskusi cukup lama setelah ditinggal Mbak Fauziah selaku pembimbing kami, di ruangan itu.

Pada akhirnya, yah gitu deh. Ngejar deadline. Tulisan harus udah selese besok Senin. Tapi aku tetap optimis, semua kerja keras kami akan terbayar. Semua jerih payah kami akan membuahkan hasil dari yang kami kerjakan. Untuk besok, agendaku latihan basket di UNY, dan buat kartu pers KOKITALIS di Kedai Digital. Oh ya, selamat juga untuk siswa SMA 8 yang ternyata 2 orang memenangkan lomba YASERI di Jakarta. We proud of you.

 
Leave a comment

Posted by on November 12, 2011 in Uncategorized

 

Ao no Exorcist

Sudah lumayan lama aku suka sekali dengan anime yang satu ini. Awalnya tahu dari Mas Isa saat main ke rumah Mas Iman. Kepincut pertama dari segi visualnya. Bagus punya. Sudah begitu, soundtracknya juga mendukung, keren banget lah. Terus nyoba nyari di Plaza net, ketemu! Dan nonton deh. Ternyata keren banget.Cover Manga vol.1

Bercerita dengan tokoh utama bernama Rin Okumura dan kembarannya(adik) bernama Yukio Okumura. Awalnya, Rin menjalani hidup seperti manusia pada umumnya, ia berusaha mencari pekerjaan untuk dirinya agar tidak membebani ayahnya yang seorang pastur di gereja yang juga jadi tempat tinggal Rin dan keluarga. Saat pemuda itu mendapatkan pekerjaan di sebuah swalayan, ia menunjukkan bakatnya dalam memasak. Namun, beberapa hari setelahnya, ia melihat penampakan iblis yang menggoda seorang anak kecil. Rin mengejar iblis itu dan malah merusak toko tempat dia bekerja. Seketika dia dikeluarkan dari pekerjaannya.

Sesampainya di rumah, ia mencoba memberitahukan hal ini kepada keluarganya dan ayah dari anak kecil yang diganggu iblis tadi, namun ayah dari anak kecil itu menganggap bahwa anaknya terlalu berimajinasi dan dianggap ‘sakit’. Rin tidak terima di dalam hatinya.

Esoknya, Rin diganggu oleh berandalan seumurannya. Tiba-tiba salah satu dari berandalan itu kerasukan iblis. Di sinilah identitas sebenarnya Rin terbongkar. Alasan Rin dapat melihat iblis-iblis di sekitarnya. Segel demon slaying blade atau Kurikara yang melemah yang menyebabkan kekuatan iblis Rin keluar. Saat Rin terdesak oleh iblis yang merasuki berandalan itu, kekuatan dari dalam dirinya keluar. Berupa api biru yang membara di sekujur tubuhnya. Tiba-tiba ayah Rin datang dan membacakan mantra kepada berandalan yang kerasukan tadi, akhirnya iblis itu keluar dari tubuhnya. Ternyata, ayah Rin adalah seorang Exorcist, yaitu orang-orang yang memiliki kemampuan membasmi iblis.

Sesampainya Rin dan ayahnya di rumah, ayah Rin menceritakan semua kebenarannya. Rin bingung dan kesal, hingga membuat ayahnya marah padanya. Setan yang ada di dalam ayahnya bangkit. Pada akhirnya, satan mengambil alih tubuh ayahnya, dan sempat membuka gerbang Gehenna, namun kesadaran ayahnya dapat diambil sesaat dan ia menusuk dirinya sendiri. Ayahnya tewas seketika, dan satan berhasil dicegah kehadirannya. Gerbang Gehenna pun tertutup kembali.

Rin yang sangat sedih memutuskan untuk menjadi seorang Exorcist yang kuat seperti ayahnya. Saat masuk ke akademi Exorcist, ia kaget ternyata adiknya, Yukio, adalah gurunya menjadi Exorcist. Ia benar-benar bingung dan minta penjelasan dari Yukio, walaupun terjadi sedikit kekacauan, akhirnya Yukio dapat menenangkan hati dan menceritakan kisah sebenarnya kepada Rin.

Kisah petualangan Rin Okumura di akademi Exorcist terus berlanjut. Bertemu dengan sahabat-sahabat baru seperti Shiemi yang seorang Tamer, Suguro yang seorang spell chanting dan ingin menjadi Meister Aria, Konekomaru yang juga spell chanting, Izumo wanita ganas yang dijuluki alis tebal yang seorang Tamer, Shima yang juga spell chanter. Di sebuah sekolah dengan kepala sekolah nyentrik bernama Mephisto Pheles, yang sepertinya juga Satan.

SKIP*

Nah. Yang membuat aku sayangkan adalah… Ending. Hiks. :’(
Nih anime cuma sampai chapter 25 dah END. Yah, diakui endingnya bagus. Bagus aja pakek banget. Banget aja temennya Bagus. Tapi gak rela ni anime tamat secepat ini. Ibarat Anas yang tidak rela Harry Potter tamat. Aku pun begitu.
Yasudahlah. Ibarat nasi sudah menjadi nasi goreng, tidak bisa dikembalikan lagi jadi beras apalagi ditanam ulang, walaupun sudah tamat, gambar dan ceritanya akan terekam di ingatan dan selalu menginspirasi.

 
Leave a comment

Posted by on November 10, 2011 in Uncategorized

 

Puasa Arafah, menjelang Idul Adha

Besok Minggu, 6 November 2011, Idul Adha. Menyembelih hewan qurban, takbiran, sudah gak sabar nungguin deh. Sayangnya nih kita gak libur hari Senin atau hari sekolah yang lain. hahahaha.
Hari ini aku lagi puasa arafah. Mana aku enggak sahur. Kenapa? aku udah bangun, tapi malah tidur lagi, payah! Dan akibatnya, pagi-pagi gini perut sudah keroncongan, dangdutan, K-pop an. Sabar aja deh.

Selasa besok ada latihan penyembelihan di sekolah, semoga bisa membunuh kambing/sapi dengan lancar. Amin.
Nosense, gak banyak yang mau aku tulis. Karena hari ini ada orang-orang dari PENGAJAR PLUS yang mengadakan pengajaran mengenai blog, jadi iseng-iseng aja nulis nih…

see you at next time.

 
Leave a comment

Posted by on November 5, 2011 in Uncategorized

 

Share

Hello world…
Lama tak berjumpa dengan blog-ku yang satu ini. Ya. Diriku sangat disibukkan akhir-akhir ini dengan MID Semester Gasal. Yah, walaupun aku merasa saat di kelas 2 ini pelajarannya lebih mudah diterima dengan baik, namun kalau sudah berhadapan dengan soal, eiitss, gelagapan sendiri.
Event terdekat adalah SIMUSA 2011, tanggal 15 Oktober 2011, yang diadakan Delayota dengan kegiatan bersepeda satu angkatan 2011 menuju rumah Pak Dwi(salah seorang guru SMAN 8 Yogyakarta) berlokasi di daerah Piyungan, Yogyakarta. Di sana akan dimantapkan keimanan dan belajar ilmu agama. Karenanya, event ini juga diberi nama Sepeda Dakwah. Pastinya seru deh! Di event ini, aku jadi panitia merangkap sebagai P3K sekaligus Astor.
Event selanjutnya adalah Lomba Baris-berbaris PPI Kota, tanggal 23 Oktober 2011. Gaparci 2009, 2010, dan 2011 akan unjuk gigi di sini. Yah, walaupun pleton kami jarang latihan, karena pada sibuk dan mengurusi adik-adik kelas 10, tapi kami akan berusaha sebisa kami menunjukkan yang terbaik, juga demi Delayota tercinta. :*
Sebenarnya ada lagi event lain, yaitu ABL(Lomba Basket) dan Olimpiade Kimia(tanggal 22, 23, 24 Oktober), tapi untuk ABL aku belum tahu kapan tanggal pertandingannya. Untuk Olimpiade Kimia yang diadakan UGM ini, aku tampaknya tidak bisa ikut karena bersamaan dengan Lomba PPI.
Akhir-akhir ini keadaanku sedang banyak pikiran sih. Hmm. Pertama tentang basket, wah, entah kenapa ya aku ini sok sibuk atau memang sibuk, aku sudah lama tidak latihan di UNY, bareng dengan Club Basket AYABA. AYABA tuh dah seperti keluarga buat aku. Mas Yaya, Bara, Alif, Pak Budi, Mas Manan, Mas Kris, Mas Fredi, Dinar, Vida, mereka mengajarkan banyak hal padaku. Tapi, aku dah jarang latihan. Sebenarnya yang salah memang aku, karena tidak bisa mengatur waktu dengan benar. Tapi sejujurnya, aku tidak bisa latihan karena memang sibuk banyak tugas dan kepanitiaan. Miss U AYABA. :’(
Kegalauan selanjutnya dari ekskul lain, yaitu Teater, Nihon-GO, dan PMR. Yang menjadi pikiranku adalah aku berniat untuk stop dulu ekskul tersebut, karena kurasa aku terlalu banyak ekskul, juga untuk mengejar materi pelajaran di sekolah yang mana aku telah ketinggalan jauh, dan aku sejujurnya ingin konsen di basket dulu. Tapi, bodohnya aku lagi, aku tidak pernah cerita tentang ini pada Aji(koor Teater), Bagus, Astri(temen-temen Nihon-GO), ataupun Alna(Ketua PMR). Aku selalu memendam semuanya sendiri. Maaf, lagi-lagi akibat tindakanku itu malah membuatku seperti lepas tanggung jawab. Maaf.
Bebanku yang satu lagi adalah. Tugas-tugas. Roket Air: FISIKA, Survey PKn yang udah sejak lama gak digarap, Tugas Sejarah yang juga udah dari sebelum MID Semester, dan Tugas Bahasa Indonesia Pak Nur.
Tapi dengan mendekatkan diri pada Allah SWT, semua beban dalam diri ini sedikit diringankan. Hati pun jadi tenang. Dan mulai menyelesaikan masalah ini satu-persatu. Semoga Allah memberi jalan keluar dari ini semua. Amin.

 
Leave a comment

Posted by on October 10, 2011 in Uncategorized

 

Tags: , , , ,

Back to Pontianak

Kamis, 25 Agustus 2011.

Selamat pagi rakyat Republik Indonesia… :D yak.. sekarang ini sudah hari ke 26 ya Ramadhan nya… hmm alhamdulillah yaa(Syachrini style). Omong-omong, saat ini aku sedang berada di kota kelahiranku, yak lain kata aku sedang mudik right now. Mudik di Kalimantan Barat, tepatnya di Kota Pontianak.
Read the rest of this entry »

 
4 Comments

Posted by on August 24, 2011 in Uncategorized

 

Beralih ke Ubuntu

Rabu, 10 Agustus 2011

Hai Blogers, dah lama nih tidak menulis di blog tercinta ini. Tapi syukurlah masih diberikan kesempatan untuk tetap menulis, hehe. Oke, at this time aku cuma mau share aja tentang “Ubuntu”. Yah, mungkin Blogers ada yang belum tahu apa itu Ubuntu.

Tampilan Ubuntu

Jadi, Ubuntu itu merupakan sebuah Operating System(OS), seperti Windows ato Mac itu lho. Tapi, tiap OS itu punya keunikan dan keunggulan sendiri-sendiri. Kalau Ubuntu ini, salah satu kelebihannya yaitu ‘gratis’, ‘free’.

“Gratis mah dimana-mana kualitasnya mesti jelek”. Ooh, jangan salah! Kualitas Ubuntu ini oke punya, dan bisa diadu dengan OS lainnya. Ubuntu ini bisa diutak-atik dan juga dapat dikembangkan sendiri.

Ubuntu, dalam banyak hal, sistemnya dapat diperintah menggunakan terminal. Kalau di Windows apa ya… dah lupa… yang ‘command-promt’ itu ya kalo ga salah, yang bentuk perintahnya dengan mengetikkan kode-kode tertentu, dan hanya beberapa tipe file saja yang bisa dibuka oleh Ubuntu, seperti .deb, dan lainnya. Karena hanya beberapa saja file yang bisa dibuka, maka file bertipe .exe tidak bisa dibuka. Namun bisa dibuka dengan menggunakan program Ubuntu bernama ‘wine’, tapi kalau sudah cinta Ubuntu, tidak perlu program seperti itu, toh sekarang ini, sudah banyak program-program yang mirip dari program dari Windows, bahkan program-program Ubuntu ini jauh lebih berkembang.

Membuka Terminal

Rumit? Ya memang, untuk para newbie(seperti aku ini) menggunakan yang seperti terminal dan menginstall packages Ubuntu memang sulit pada awalnya, namun kalau sudah terbiasa, sering membaca pustaka, dan berlatih tentunya, seiring waktu berjalan, lama-kelamaan pun kita akan terbiasa hingga kita mahir.

Lalu, mungkin untuk penjelasan penginstallan packages Ubuntu melalui terminal akan aku jelaskan di tulisan selanjutnya, mengingat tulisan kali ini hanya sebatas berbagi informasi dan menulis tentang apa yang sedang aku kerjakan akhir-akhir ini.

Terimakasih kepada pembaca budiman sekalian, semoga bermanfaat jika itu memberi manfaat, dan berkah kemudian. Selamat bulan Ramadhan, selalu semangat, jaga hati dan nafsu, tetap beraktifitas, dan mencari ilmu sebanyak-banyaknya.

 
Leave a comment

Posted by on August 10, 2011 in Uncategorized

 

Tags: , ,

Belajar Cara Belajar

Penghargaan Siswa BerprestasiMasa sekolah adalah masa dimana seseorang mencari jati dirinya agar menjadi manusia yang mapan dan berguna bagi keluarga dan orang lain. Sewaktu kita SD kita dicekoki pelajaran dan dididik oleh guru-guru kita dengan penuh kesabaran dengan tujuan kita menjadi manusia yang berakhlak baik dan terpelajar. Namun, menginjak kita dewasa, masa SMA merupakan suatu masa kita telah belajar cara hidup untuk mandiri sedikit demi sedikit.

Di masa ini, sudah tidak lagi jamannya guru berperan penuh dalam kemajuan pendidikan muridnya. Masa SMA, kita lebih mandiri dalam belajar dan tidak banyak dicekoki pelajaran oleh para pengampu. Karena itu, dalam mencapai prestasi, perlu usaha mandiri dengan sungguh-sungguh untuk mendapatkannya.

Standar kompetensi dan kurikulum tiap tahun dinaikkan. Beberapa tes juga dibuat sedemikian rupa untuk menjaring siswa-siswa terbaik. Persaingan semakin diperketat dengan standar minimum yang tinggi untuk nilai kognitif mereka. Sehingga, baik siswa maupun orangtua dituntut untuk benar-benar konsekuen dengan perkembangan siswa di sekolah.

Namun, banyak pelajar di Indonesia yang mengeluh dan bahkan gagal dalam perjalanan hidupnya semasa sekolah di SMA. Banyak yang merasa dirinya tidak mampu mengikuti pelajaran dengan baik. Akibatnya, siswa itu akan semakin tertinggal dan nilai sekolahnya akan anjlok. Lalu, bagaimana cara belajar yang baik dan benar agar kita tidak tertinggal oleh materi pelajaran yang banyaknya segudang?

“Belajar perlu motivasi kuat, carilah selalu motivasi buat belajar, motivasi belajar bisa berubah-ubah, percaya, sama permintaan sungguh-sungguh kita pada Tuhan dan percaya pada kemampuan kita,” kata Iza saat diwawancarai (13/7). Hanif Miftahul Iza, yang akrab disapa Iza, adalah salah satu dari siswa berprestasi di SMAN 8 Yogyakarta. Ia meraih juara 1 di kelasnya sepuluh F. Sudah begitu, ia juga meraih rangking 2 paralel dari angkatannya.

Remaja yang hobinya membaca dan menulis ini ternyata tidak memiliki waktu belajar yang tetap. Namun ia biasa belajar dari pukul 19.00 sampai pukul 21.00. “Tidak membutuhkan cara khusus untuk berprestasi, yang dibutuhkan hanya usaha yang tekun dan berulang-ulang,” begitu katanya. “Doa yang sungguh-sungguh harus dibarengi dengan usaha yang sungguh-sungguh juga”, ujar siswi yang tinggal di Kota Gede ini.

Beda lagi dengan Intan Fitriani, yang menjadi juara kelas dari kelas sepuluh A. Remaja yang gemar mengisi TTS ini, memiliki jadwal belajar yang biasanya antara pukul 19.30 hingga pukul 21.00. Wanita yang akrab dipanggil Intan ini mengatakan, belajar yang efektif itu belajar sesuai tipe belajar masing-masing orang. Misalnya, sambil mendengarkan musik, atau harus tenang, dan lain-lain.

“Hambatannya sering tergoda untuk nonton televisi, main hanphone, dan males,” ujarnya. Tapi, asalkan dengan niat dari diri sendiri, dan dengan sungguh-sungguh, hambatan seperti apapun tidak akan menghalangi kita untuk belajar. Kalau minat belajar dari masyarakat Indonesia saja masih kecil, bagaimana mau membangun negara kepulauan kita yang memiliki luas 1,919,440 kmini bisa menjadi lebih baik.

Berikut adalah beberapa tips yang dikutip dari Study Tips from Students, www.adprima.com agar belajar kita lebih efisien dan sukses.
1. Hari pertama sekolah, ulang kembali pelajaran yang telah didapat. Setelah itu baca singkat dua halaman materi berikutnya buat cari kerangkanya saja. Begitu pelajaran tersebut diterangkan guru esoknya, Anda sudah punya gambaran atau dasarnya, tinggal menambahkan saja apa yang belum Anda tahu. Jadi begitu pulang sekolah, tinggal mengulang saja untuk mencari kesimpulan atau ringkasan.

2. Usahakan selalu konsentrasi penuh waktu mendengarkan pelajaran yang disampaikan guru atau tutor. Materi yang Anda dengar bakal mudah dipanggil lagi begitu Anda menghapal ulang pelajaran tersebut.

3. Mengetik ulang catatan pelajaran ke dalam komputer. Logikanya, dengan mengetik ulang catatan berarti sama saja dengan membaca ulang pelajaran yang baru saja didapat dari sekolah. Materi yang diulang tadi bisa tersimpan di memori otak buat jangka waktu yang lama. Lebih bagus lagi jika membacanya kembali atau mempelajari catatan tersebut setelah diketik.

4. Cara lain adalah dengan membaca ulang catatan pelajaran kemudian buat kesimpulan dengan kalimat sendiri. Supaya dapat terpatri lama di memori, tulis kesimpulan tadi di secarik kertas kecil seukuran kartu nama. Kartu-kartu tersebut efektif untuk mengulang dan membaca singkat di saat senggang.

5. Selalu menggunakan buku catatan yang berbeda pada setiap mata pelajaran. Cara ini dinilai lebih teratur sehingga pada waktu ingin mengulang suatu pelajaran kita tidak perlu lagi harus membuka semua buku.

6. Mengulang pelajaran tidak selamanya harus dengan membaca atau menulis. Mengajari teman lain tentang materi yang baru diulang bisa membuatmu selalu ingat akan materi tersebut. Bagusnya lagi, Anda menjadi lebih paham akan materi tersebut.

7. Belajar mendadak menjelang tes memang tidak efektif. Paling tidak sebulan sebelum ulangan adalah masa ideal buat mengulang pelajaran. Materi yang banyak bukan masalah. Caranya, selalu buat ringkasan atau kesimpulan pada setiap pelajaran, kalau perlu pakai tabel atau gambar ilustrasi supaya mudah diingat.

8. Pagi hari konsentrasi penuh pada pelajaran di kelas dan siangnya konsentrasi untuk mengulang kembali. Malam hari  gunakan hanya untuk mengerjakan aktivitas ringan atau pekerjaan rumah. Jadi tidak pernah ada kata begadang.

9. Kalau badan lelah, akan susah untuk berkonsentrasi. Disarankan untuk libur dulu dari acara olah raga atau kegiatan fisik lainnya sehari menjelang ulangan umum.

10. Belajar sambil mendengarkan musik memang asyik. Pilih musik yang tenang tapi menggugah. Musik klasik macam Beethoven ataupun Mozart bisa dicoba. Musik tipe ini cocok banget buat menemani kamu selama mengerjakan tugas yang jawabannya sudah pasti, seperti matematika, ilmu alam atau bahasa asing. Dijamin stamina belajar Anda akan selalu berisi dan penuh semangat.

Pada intinya, perlu kesadaran dari diri sendiri dalam belajar. Sadar begitu pentingnya pendidikan bagi kehidupan kita. Banyak kan cara dan langkah untuk kita mencapai prestasi, hanya kita yang memilih jalan mana yang akan kita tempuh. Sadar bahwa kita selama ini belajar di sekolah bertanggung jawab dengan orang tua kita yang menyekolahkan dengan biaya yang tidak murah. “Sekarang biaya pendidikan mahal, seperti buku dan SPP.” kata Intan. Jadi, masih maukah kalian menyia-nyiakan waktu belajar kalian padahal orang tua kita bersusah payah mencari uang untuk sekolah. Kalau Intan dan Iza saja bisa, kenapa kalian tidak?

 
4 Comments

Posted by on July 18, 2011 in Uncategorized

 

Tags: , ,

PANGERAN EMPAT MUSIM

Oleh:

Andri Septian Cahyadi

            28 Mei 1723 X.

*teeeeet…teeeeet…teeeeeeeet.

Bunyi bel sekolah tanda masuk. Semua murid  SMAN 8 Yogyakarta langsung masuk ke kelasnya masing-masing. Sebelum dimulainya KBM, semua warga sekolah menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya.

“Eh…Eh… Pak Susan dah masuk tuh…” kata salah seorang murid.

Si guru masuk membuka pintu kelas XF yang terletak di dekat lobby sekolah. Murid-murid bergegas menyiapkan diri. Pak Guru itu pun duduk di kursinya.

“Selamat pagi anak-anak. Sebelumnya saya absen dulu yah.” salam hangat dari Pak Susanto guru PKn, yang khas. “Akseyna Ahad Dori…” sekali lagi dengan nada khas nya beliau. Setelah selesai mengabsen semua siswa yang hadir, beliau langsung memulai kegiatan belajar mengajar.

*tok-tok-tok

Suara pintu diketuk.

“Assalamu’alaikum… maaf telat Pak…” seorang siswa masuk dengan membawa selembar kertas hijau di tangan kanannya. Anak itu bertubuh agak kurus tapi lumayan tinggi. Tampangnya saat itu seperti orang baru bangun tidur. Agak kucel.

“Waaah… kok telat e Ndri…” salah seorang siswa sekadar menegur pelan.

Si anak tadi tidak menjawab dan langsung masuk lalu memberikan surat itu pada Pak Susanto, menyalami beliau, lalu duduk di kursinya yang tepat di hadapan meja guru.

“Baiklah…kita lanjutkan pelajaran kita… lalu, negara-negara seperti kita ini…”  Pak Susanto melanjutkan pelajaran. Murid-murid kembali menaruh perhatiannya pada pelajaran Pak Susanto.

“Sssut… Ndri! Kok telat lagi sih?” kata Akseyna yang kerap dipanggil Ace oleh teman-teman sekelas, menegur si anak yang telat tadi sambil berbisik. Ace teman sebangku anak tadi, bertempat duduk di samping kiri si anak itu.

“Iya neh… kesiangan mulu. Hoaaahm… Ngantuk ah.” kata si anak yang telat itu.    “Beuuh…tidur malem lagi ya. Emang kalau malem kamu belajar apa sih? Apa malah nonton Cinta Cenat Cenut? hehe” kata Ace menyindir.

“Weeee… aku tu banyak kerjaan ya…”

“Eeeeh… ini kok pada ribut sendiri?!” kata Pak Susanto yang menyela pembicaraan mereka. “Sudah sudah… jangan ribut… nah, ini ni salah satu penyebab mengapa negara kita tidak kunjung menjadi negara maju, adanya kembang kempiiiiis terus. Karena ada orang ngomong tidak diperhatikan” kata Pak Susanto menyindir.

*teeet….teeeeet…teeeeeet.

Bel tanda pulang sekolah.

3:(        ‘Lho lho? Kok udah bel pulang?’

0:D      ‘Namanya aja cerita. Terserah yang nulis donk, hehe’

“Eh Andri… kamu ingat kan? Besok kita mau ke laboratorium kota buat tour sekolah? Jangan lupa bawa almamater, sepatu hitam, seragam OSIS, buku catetan…” kata Nafa, temen sekelas anak yang telat tadi yang ternyata bernama Andri.

“Iya iya… inget kok, emang aku sepikun apa sih…” jawab Andri menyepelekan. Sambil berjalan menyusuri lorong sekolah menuju tempat parkir. Temannya, Nafa, juga mengikutinya sambil berbincang.

“Inget ga pas kamu lupa bawa celana dalam waktu kita renang dulu? Kamu sampe ngambil celana dalam punya orang yang lagi ganti di kamar ganti sebelah mu, eh ternyata tuh orang TNI AU, yang ada kamu digebukin waktu itu sampe 1 minggu ga masuk sekolah kan. Trus inget ga waktu…”

“Udah udah… Grrrr… iya aku tau. Tak inget-inget kok” jawab Andri geram.

“Yo dah, untuk memastikan kamu ga lupa Ndri, aku tak ke kost mu ntar malem, oke?”

“Iya… Oke.”

Keesokan paginya. Semua murid kelas X bersiap-siap untuk tour mereka ke laboratorium kota. Tampak kesibukan mereka. Ada yang sibuk karena belum bawa almamater, ada pula yang bingung karena belum bawa co-card, juga ada yang bingung karena belum bawa semuanya, pokoknya semua serba sibuk di sana-sini.

“Temen-temen…dengar ya, nanti kita di sana perkelompok yang sudah dibagi kemarin, tugas yang sudah terlampir juga dikerjakan oke!” kata Holly ketua kelas XF memberitahukan ke semua siswa kelas XF. Pak Aloysius, wali kelas XF lalu datang ke kelas.

“Apa ada yang tidak masuk?” kata beliau mempertanyakan.

“Masuk semua Pak, kecuali…” kata Laily siswa XF menjawab pertanyaan Pak Aloysius.

“Ooh… iya… terimakasih…sudah siap semua?” tanya Pak Aloysius.

‘Suuudaaaah Paaak…’ jawab semua siswa.

Pukul 07.30. Semua siswa dan guru pendamping bergegas menuju bus Read the rest of this entry »

 
3 Comments

Posted by on May 7, 2011 in Uncategorized

 
 
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.